Anak Penarik Becak Diwisuda Jadi Taruna Akademi Angkatan Laut
Anak Penarik Becak Diwisuda Jadi Taruna Akademi Angkatan Laut. Simak selengkapnya di dalam berita ini.
WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA - Selalu ada saja kejutan setiap penerimaan Taruna baru akademi TNI.
Kali ini, anak seorang penarik becak lolos jadi Taruna Akademi Angkatan Laut.
Ya, hasil tidak akan pernah mengkhianati usaha. Ungkapan ini layak disematkan ke Ahmad Ridho Sagala (20).
Anak dari pasangan Sangkot Sagala dan Nuraidah, warga Jalan Sirsak, Kelurahan Pahang, Kecamatan Datuk Bandar, Kota Tanjungbalai, Sumatera Utara ini. berkat usaha gigih yang dilakukannya selama ini berhasil lulus menjadi taruna Akademi Angkatan Laut.
Baca juga: Benyamin Davnie Rancang Strategi Pemaparan Singkat Jelang Debat Putaran Kedua Pilkada Tangsel
Dirinya diwisuda pada Jumat (26/11/2020) di Wisuda Prabhatar Akademi TNI dan Akpol.
Dalam prosesi wisuda tersebut, Ahmad Ridho berdiri di baris terdepan siswa taruna Matra Laut.
Ridho mewakili 130 rekannya untuk menyapa panglima TNI Marsekal Hadi Tjajhanto melalui video conference.
Dalam kata sambutan tersebut, Marsekal TNI Hadi Tjajhanto menanyakan apa motivasi Ridho menjadi Taruna Matra Laut.
Dalam jawabanlugasnya, Ahmad mengatakan karena Tanjungbalai adalah wilayah pesisir dan ia ingin menjaga kampung halamannya.
"Karena daerah saya adalah daerah pesisir, di mana mata pencarian penduduknya menjadi seorang pelaut, jadi saya akan menjaga kelautan Indonesia," kata Ridho menjawab pertanyaan Panglima TN.
Baca juga: Setelah Debat, Cellica-Aep Banjir Dukungan dari Tokoh Agama dan Alumni Ponpes
"Bagus, motivasi yang bagus, karena hampir seluruh tanah air ini adalah pesisir, maka kita harus menjaga laut Indonesia," kata Marsekal Hadi.
Dengan diwisudanya anak ke - 7 dari 10 bersaudara itu, telah membuat kedua orang tuanya bangga terhadap dirinya.
Sangkot Sagala, seorang penarik becak motor di Tannung Balai mengaku terharu saat melihat anaknya yang berdiri gagah menyapa panglima tertinggi di TNI itu. Ia terlihat tak kuasa menahankan harunya saat di jumpai Tribun-Medan.com di kediamannya.
"Anak Ke-7 kami ini tidak pernah bercerita kalau dia kepingin menjadi seorang tentara, namun tiba-tiba dia minta tolong kepada saya untuk diantarkan ke Belawan karena ingin mengurus seleksi administrasi," kata Sangkot, Sabtu (28/11/2020).
Sangkot mengatakan, bahwa anaknya itu kerap mengikuti ajang lomba karakter pahlawan saat 17 Agustus yang memerankan seorang pejuang kemerdekaan Jenderal Ahmad Yani.
Baca juga: Setelah Debat, Cellica-Aep Banjir Dukungan dari Tokoh Agama dan Alumni Ponpes
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/wartakota/foto/bank/originals/ahmad-ridho-sagala-anak-penarik-becak-dari-kota-tanjungbalai-lulus-dari-akademi-angkatan-laut.jpg)