Pilkada Depok

Hindari Potensi Kerumunan Saat Pencoblosan, KPU Depok Atur Waktu Kedatangan Pemilih ke TPS

"Nanti di formulir Model C Pemberitahuan, akan tertera kolom kehadiran, dari jam sekian ke jam sekian," tutur Ketua KPU Kota Depok, Nana Shobarna

Penulis: Vini Rizki Amelia | Editor: Dedy
Warta Kota/Vini Rizki Amelia
Ketua KPU Kota Depok Nana Shobarna saat ditemui di ruang kerjanya, Kantor KPU Kota Depok, Jalan Kartini Raya, Pancoran Mas, Depok, Senin (3/8/2020). 

WARTAKOTALIVE.COM, DEPOK --- Guna menghindari potensi kerumunan, pihak Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Depok menetapkan jumlah maksimal pemilih dan panitia di Tempat Pemungutan Suara (TPS) sebanyak 500 orang.

Selain itu, pihak KPU Depok juga memberlakukan jadwal pencoblosan atau kedatangan pemilih ke TPS.

"Nanti di formulir Model C Pemberitahuan, akan tertera kolom kehadiran, dari jam sekian ke jam sekian," tutur Ketua KPU Kota Depok, Nana Shobarna saat dihubungi Wartakotalive.com, Kamis (26/11/2020).

Tak hanya itu, Nana mengaku para perangkat penyelenggara pemilu juga akan mengikuti rapid test di akhir November mendatang.

Mulai dari Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK), Panitia Pemungutan Suara (PPS), hingga Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS).

Untuk pelayanan penyelenggaraan pemilu, kata Nana, tetap mengacu pada protokol kesehatan.

Seperti pengecekan suhu tubuh, memastikan penggunaan masker, memberikan sarung tangan plastik sekali pakai, dan mangatur jarak duduk.

"Pemberian tinta yang biasanya dicelup, nanti akan ditetes. Demikian sejumlah strategi kami guna menyiasati penyelengaraan Pilkada di tengah pandemi," tuturnya.

Nana berharap, komitmen mematuhi protokol kesehatan juga diikuti pihak-pihak terkait.

Khususnya peserta pasangan calon (paslon) Pilkada.

"Penyelenggaraan Pilkada di tengah pandemi ini menjadi tantangan tersendiri. Karena itu, faktor kesuksesan pemilu kali ini juga berkaitan dengan kepatuhan seluruh elemen terhadap protokol kesehatan," akunya.

Tidak ingin pelaksanaan Pilkada Depok 2020 menjadi klaster baru penyebaran Covid-19 seperti yang dikhawatirkan banyak orang, pihak Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Depok menerapkan betul protokol kesehatan secara ketat.

KPU Kota Depok pun memastikan Tempat Pemungutan Suara (TPS) yang akan digunakan warga Depok saat memberikan suaranya pada 9 Desember 2020 nanti, aman.

"Hal-hal baru ini masih berkaitan dengan implementasi lanjutan protokol kesehatan," kata Nana Shobarna.

Baca juga: Kurang 2.243 Surat Suara dan 556 Lembar Rusak, KPU Karawang Belum bisa Didistribusikan ke Kecamatan

Baca juga: Cellica-Aep Genjot Pelayanan Online, Terbukti Aplikasi Lowongan Kerja bisa Memutus Praktik Calo

Sumber: Warta Kota
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved