Rabu, 22 April 2026

Bisnis

Tren Belanja Online Meningkat, Tak Semua e-Commerce Bertahan dan Untung, Ini e-Commerce Paling Laris

Platform belanja online atau e-commerce dianggap menjadi pilihan utama masyarakat dalam memenuhi kebutuhan sehari-hari mereka selama pandemi.

Editor: Fred Mahatma TIS
Istimewa
ILUSTRASI e-commerce. Tren belanja online meningkat tajam selama pandemi Covid-19, persaingan di antara e-commerce pun makin ketat. Siapa paling laris? 

Shopee leading dengan menawarkan promo ongkos kirim dan cashback.

Selain itu, Shopee juga memperkuat sisi teknologinya melalui pengembangan kecerdasan buatan atau Artificial Intelligence (AI) dan In-app games.

Baca juga: Manfaatkan Mitra Tokopedia, Keuntungan Usaha Warung Naik Dua Kali Lipat, Ini Produk Digital Terlaris

Fitur quick reply chat

Tokopedia berada di urutan kedua.

E-commerce lokal ini dipilih oleh 18% responden pria dan 7% responden wanita.

Tahun ini, Tokopedia meluncurkan fitur quick reply chat serta menyediakan weekly summary sales and order bagi mitranya.

Sementara untuk konsumen, Tokopedia hadirkan pengalaman belanja langsung lewat fitur Tokopedia Play.

Baca juga: Gandeng Lazada, Kemenkop Percepat UMKM Go Marketplace Lewat Program Kakak Asuh, Begini Caranya

Banting harga

Pada urutan ketiga, ada e-commerce Lazada yang memperoleh 14% suara responden laki-laki dan 9% responden wanita.

Lazada terbilang gencar dalam melakukan promosi kreatif seperti menggaet aktor termahal Korea Selatan, Lee Min Ho, sebagai Regional Brand Ambassador-nya.

Selain itu, Lazada juga gencar banting harga, memberi layanan live streaming, dan terus memperluas segmentasi konsumennya.

Milenial dan Gen Z mendominasi

Dari survei yang dilakukan, Populix juga merilis sejumlah data tentang tren belanja online lainnya.

Dari kategori usia, Milenial dan Gen Z masih mendominasi aktivitas belanja online.

Usia 18-21 tahun dan 22-28 tahun memiliki angka tertinggi dalam aktivitas belanja online dengan masing-masing 35% dan 33% suara koresponden.

Mayoritas konsumen, sebanyak 40%, berasal dari Pulau Jawa (non Jabodetabek).

Sementara 31% lainnya berasal dari Jabodetabek.

Make up, produk paling laris

Yang tak kalah menarik adalah munculnya data produk yang paling sering dibeli konsumen via belanja online.

Halaman 2/3
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved