Gaya Hidup
Penggunaan Galon Sekali Pakai Dianggap Lebih Menguntungkan
Plastik jenis PET merupakan primadona untuk para pemulung karena nilai ekonominya yang tinggi.
WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA--Sampah plastik ternyata mempunyai nilai ekonomis tinggi dan mudah didaur ulang.
Hal ini tertuang dalam webbinar dengan tajuk “Waste Management untuk Mendukung Circular Economy" yang digelar LSM Sahabat Daur Ulang.
Sejumlah narasumber kompeten dihadirkan dalam kegiatan tersebut.
Seperti Dr. Alue Dohong selaku Wakil Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan, Dedi Mulyadi selaku Wakil Ketua Komisi IV DPR RI, Firdaus Ali, Phd. Dosen Tehnik Lingkungan UI.
Kemudian Henky Wibawa selaku Direktur Eksekutif Indonesia Packaging Federation, Novrizal Tahar selaku Direktur Pengelolaan Sampah, KLH, Christine Halim Ketua Umum ADUPI, Darutama Emmanuel Sekjen Sahabat Daur Ulang, dan Prispolly Lengkong selaku Ketua Ikatan Pemulung Indonesia.
Baca juga: Konsisten Merevolusi Gaya Hidup Sehat Masyarakat, Prudential Kenalkan Fitur-Fitur Baru Pulse
Menurut Dhora Elvira dari LSM Sahabat Daur Ulang, sampah plastik yang memiliki nilai ekonomis tinggi dan mudah didaur ulang adalah plastik dari jenis PET.
"Plastik berbahan dasar PET (biasanya banyak digunakan di kemasan botol plastik air mineral) hampir semua merek botol plastik air mineral. Kalau galon, kalau tidak salah ada galon sekali pakai yang menggunakan bahan PET dengan Kode Plastik Daur Ulang No.1," tandas Dhora Elvira melalui keterangan tertulis yang diterima, Rabu (18/11/2020)
Senada dengan Dhora, menurut Ketua Ikatan Pemulung Indonesia, Prispolly Lengkong, selama ini para pemulung memanfaatkan nilai ekonomis dari sampah yang mereka pungut.
Prispolly menambahkan plastik jenis PET merupakan primadona untuk para pemulung karena nilai ekonominya yang tinggi.
Baca juga: Donasikan 10 Ribu Botol Air Mineral PT SLI Peduli Paramedis
Selain itu plastik jenis ini lebih mudah di dapatkan (selain di kawasan pariwisata, hotel dan resto).
Sementara itu Christine Halim menjelaskan di ADUPI sendiri sampah plastik yang memiliki nilai jual tinggi dan tinggi pula demand-nya adalah sampah plastik single layer atau satu lapisan jenis polipropilena, PE, HDPE, PET, dan materi selain plastik dengan kode No.7 (Bahan Kemasan Polikarbonat, PC yang biasa digunakan di kemasan galon isi ulang).
Ia menurutkan, seperti berita yang beredar saat ini baik di media online dan buzzer medsos, ada upaya penggiringan opini bahwa plastik bahan PET dari kemasan sekali pakai dengan Plastik dengan Kode Daur Ulang No.1 disamakan katagorinya dengan kantong plastik yang memang sulit prosesnya di daur ulang.
Opini pun dibuat dengan mengangkat isu bahwa galon sekali pakai atau kemasan plastik sekali pakai dengan kode daur ulang No.1 dapat menumpuk sampah plastik.
Baca juga: VIDEO Sampah Plastik Didaur Ulang Jadi Paving Block di Pondok Pinang
"Pada kenyataannya tentu saja penggiringan opini ini adalah tidak benar dan menyesatkan konsumen," kata dia.
Karena sebenarnya galon atau kemasan plastik sekali pakai bahan PET dengan Kode daur ulang No.1 dapat segera di daur ulang dan menjadi bahan-bahan bahan bermanfaat seperti menjadi Dakron bahan baku Bantal, Guling, kasur, bahan benang nilon dan lain sebagainya yang bermanfaat bagi konsumen.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/wartakota/foto/bank/originals/penggunan-galon-sekali-pakai-dianggap-lebih-menguntungkan.jpg)