Senin, 15 Juni 2026

Potret Inspirator

Nyaris Putus Sekolah, Ini Prinsip Hidup yang Dipegang Sengkono Dharmawan

Jalan kehidupan yang tak bisa ditebak, sehingga apapun bisa terjadi, bahkan yang tak disangka bakal terjadi, harus dinikmati dan dibiarkan mengalir. 

Tayang:
Penulis: Fred Mahatma TIS | Editor: Fred Mahatma TIS
Wartakotalive.com/M Nur Ichsan Arief
Sengkono Dharmawan, Direktur Utama PT Mekar Agung Sejahtera-MAS Group. Nyaris putus sekolah, sosok ini tak mengenal kata putus asa. Prinsipnya, hidup harus dinikmati dan dibiarkan mengalir. 

“Akhirnya saya bisa masuk SMP Negeri di Jakarta dan bahkan tidak bayar. Nilai-nilai saya yang lumayan saat di SD swasta itu memberikan saya peluang untuk tidak bayar selama sekolah di SMP Negeri tersebut,” ujarnya.

Peristiwa yang sama dialaminya ketika harus memasuki jenjang SMA.

”Ketika masuk SMA Negeri di Jakarta, Saya pun mengalami hal yang sama. Saya tidak bayar uang sekolah lagi,” katanya seraya tersenyum.

Baca juga: Mas Group Serahterimakan Cluster Kintamani Bali Resort Bogor, Konsep Rumah Hoek di Cluster Uluwatu

Sengkono Dharmawan, Direktur Utama PT Mekar Agung Sejahtera- MAS Group
Sengkono Dharmawan, Direktur Utama PT Mekar Agung Sejahtera- MAS Group (Wartakotalive.com/M Nur Ichsan Arief)

Tak putus asa

Nah, begitu akan lulus SMA, Sengkono mulai berpikir untuk mencari perguruan tinggi yang juga tidak bayar.

“Tapi di mana ya ada perguruan tinggi yang tidak bayar? Soalnya, kalau harus bayar, orangtua saya tidak mampu,” tuturnya.

Menghadapi situasi tersebut, Sengkono tidak putus asa.

Ia terus berupaya mencari informasi tentang sekolah yang tidak bayar, seperti yang diharapkannya itu.

Saat itu, yang jadi pikirannya hanya bisa kuliah tanpa bayar.

Akhirnya, berdasarkan informasi teman-temannya dan juga bekal prestasinya saat di SMA, Sengkono masuk ke STT di  Cilegon, Banten.

“Saat itu, Saya masuk STT  Jurusan Teknik Kimia Industri,” ujarnya.

Tinggalkan bangku kuliah

Masuk perguruan tinggi tanpa bayar seperti yang diharapkan bukanlah berarti lancar dan tanpa masalah atau kendala.

Semua masalah yang muncul selalu dihadapinya, dinikmatinya, dan berusaha untuk diselesaikan dengan ‘enjoy’.

Memasuki semester dua, Sengkono mulai bekerja di perusahaan bidang kimia sebagai seorang Marketing.

“Ngga lama, kira-kira di semester dua atau tiga, Saya tinggalkan bangku kuliah. Saya memilih untuk bekerja dan tidak melanjutkan kuliah,” katanya.

Dari perusahaan bahan kimia, ia kemudian bekerja di sebuah pabrik cat, juga sebagai seorang Marketing.

Usaha sendiri

Sumber: WartaKota
Halaman 2/4
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

Update Jadwal & Skor
Grup E - Matchday 1
Senin, 15 Juni 2026 | 00:00 WIB
Germany
Jerman
Live
Curacao
Curacao
Grup F - Matchday 1
Senin, 15 Juni 2026 | 03:00 WIB
Netherlands
Belanda
VS
Japan
Jepang
Grup E - Matchday 1
Senin, 15 Juni 2026 | 06:00 WIB
Ivory Coast
Pantai Gading
VS
Ecuador
Ekuador
Grup F - Matchday 1
Senin, 15 Juni 2026 | 09:00 WIB
Sweden
Swedia
VS
Tunisia
Tunisia
Grup H - Matchday 1
Senin, 15 Juni 2026 | 23:00 WIB
Spain
Spanyol
VS
Cape Verde
Tanjung Verde
Lihat Selengkapnya
Semua Jadwal Laga
Memuat video…
© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved