Kamis, 7 Mei 2026

Kebaya Indonesia

Kebaya akan Didaftarkan Sebagai Warisan Tak Benda dari Indonesia

Setelah batik ditetapkan sebagai warisan budaya milik Indonesia oleh UNESCO, 2 Oktober 2009, ada keinginan kebaya juga.

Tayang:
Penulis: LilisSetyaningsih | Editor: Valentino Verry
Warta Kota/Lilis Setyaningsih
Setelah batik ditetapkan sebagai warisan budaya milik Indonesia oleh United Nations Educational, Scientific and Cultural Organization (UNESCO) pada 2 Oktober 2009, ada keinginan kebaya juga. 

WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA - Setelah batik ditetapkan sebagai warisan budaya milik Indonesia oleh United Nations Educational, Scientific and Cultural Organization (UNESCO), 2 Oktober 2009, ada keinginan kebaya juga.

Mengambil momentum Hari Ibu, sekumpulan para ibu yang bergabung dalam Perempuan Berkebaya Indonesia (PBI) mengadakan Kongres Berkebaya Nasional yang akan dilaksanakan 21-22 Desember 2020 secara daring.

Salah satu agendanya adalah mendaftarkan kebaya sebagai warisan tak benda asal Indonesia.

Setelah batik ditetapkan sebagai warisan budaya milik Indonesia  oleh United Nations Educational, Scientific and Cultural Organization (UNESCO)  pada 2 Oktober 2009, ada keinginan kebaya juga.
Setelah batik ditetapkan sebagai warisan budaya milik Indonesia oleh United Nations Educational, Scientific and Cultural Organization (UNESCO) pada 2 Oktober 2009, ada keinginan kebaya juga. (Warta Kota/Lilis Setyaningsih)

Ketua Umum Perempuan Berkebaya Indonesia, Rahmi Hidayati, mengatakan kebaya sebagai busana Nasional Indonesia merupakan warisan para leluhur.

Sejak dahulu kebaya dipakai oleh banyak perempuan Indonesia yang tersebar di banyak daerah di seluruh Indonesia. 

Kebaya mengandung filosofi mendalam dengan nilai sejarah yang tinggi.

Kehadirannya di berbagai wilayah Indonesia menjadikan kebaya sebagai salah satu alat pemersatu bangsa. 

Saat ini kebaya kembali mendapat perhatian masyarakat dan pemerintah. 

"Seiring tumbuhnya kesadaran mengenai kekayaan budaya Indonesia hal ini ditandai dengan maraknya kemunculan berbagai komunitas perempuan yang bertujuan mengangkat kembali kebaya sebagai busana tradisional kebanggan Indonesia, yang dapat digunakan di dalam setiap aktivitas sehari-hari," kata Rahmi pada press conference online Kongres Berkebaya Nasional dengan tema Kebaya Jati Diri Bangsa, Selasa (10/11/2020).

Penyanyi Yuni Shara mengunggah foto dirinya mengenakan kebaya putih di Hari Kartini, Selasa (21/4/2020), di akun Instagram @yunishara36
Penyanyi Yuni Shara mengunggah foto dirinya mengenakan kebaya putih di Hari Kartini, Selasa (21/4/2020), di akun Instagram @yunishara36 (printscreen/Instagram @yunishara36)

Lana T Koentjoro, Ketua Panitia Kongres Berkebaya Nasional mengatakan, Kongres Berkebaya Nasional (KBN) ada beberapa hal penting yang menjadi tujuan diselenggarkannya kegiatan tersebut.

Pertama adalah untuk memperkuat gerakan pelestarian budaya khususnya busana tradisional Indonesia, melalui pengenalan dan ajakan menggunakan kebaya kepada generasi muda. 

Tujuan berikutnya adalah untuk mendapatkan pengakuan dunia (UNESCO), dengan cara mendaftarkan kebaya sebagai warisan tak benda asal Indonesia. 

Terakhir ingin mendorong pemerintah untuk menetapkan Hari Berkebaya Nasional sehingga tahap berikutnya dapat merancang program pemberdayaan masyarakat melalui produksi dan pemasaran Kebaya.

Kongres Berkebaya Nasional (KBN) yang rencananya akan diselenggarakan pada tanggal 21 – 22 Desember 2020 secara daring adalah kegiatan pertemuan besar para wakil organisasi (politik, sosial, profesi, akademis) atau pihak-pihak yang memiliki kepentingan untuk mendiskusikan dan mengambil keputusan tentang perlestarian kebaya sebagai elemen budaya Indonesia. 

Perempuan berkebaya
Perempuan berkebaya (Istimewa)

Acara yang  digagas oleh Perempuan Berkebaya Indonesia (PBI) ini didukung oleh Kemenko Pembangunan Manusia & Kebudayaan , Kementrian Pendidikan & Kebudayaan,  Kementrian Koperasi & UKM, Kementrian Komunikasi dan Informatika.

Sumber: WartaKota
Halaman 1/2
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved