Teknologi
Selain Lensa Ponsel Rectractable, Xiaomi Akan Buka Pabrik Pintar dan Rekrut 5.000 Engineer Teknologi
Sebagai inovasi teknologinya, Xiaomi mengembangkan lensa ponsel Rectractable, buka pabrik Pintar, dan rekrut 5.000 engineer teknologi pada 2021.
Penulis: Mochammad Dipa | Editor: Fred Mahatma TIS
WARTAKOTALIVE.COM - Perusahaan teknologi asal China yakni Xiaomi mengungkapkan rencana perekrutan 5.000 engineer teknologi pada tahun 2021 untuk mendorong penelitian dan pengembangan berbagai inovasi.
Langkah ini dilakukan demi mewujudkan mimpi Xiaomi untuk menjadi tempat idaman bagi setiap engineer teknologi dekade ini.
Chairman dan CEO Xiaomi Lei Jun mengatakan, saat ini Xiaomi sudah memiliki 10.000 tenaga ahli pada tim engineer dan Xiaomi berencana untuk menambah 5.000 orang lagi pada tahun 2021.
“Kami percaya bahwa unsur manusia adalah fondasi dari setiap inovasi. Mencari bakat terbaik selalu menjadi syarat utama dalam memperkuat kompetensi kami di bidang teknologi,” ujar Lei Jun dalam pembukaan konferensi teknologi tahunan Mi Developer Conference (MIDC 2020) di Beijing, seperti dikutip dari keterangan resmi Xiaomi dalam situs blog.mi.com, Jumat (6/11/2020) waktu Indonesia.
Dalam acara MIDC 2020 yang bertajuk “Technology for Life”, Xiaomi menunjukkan beberapa terobosan dalam berbagai bidang mulai kamera, display, pengisian daya, IoT, manufaktur pintar (Mi Smart Factory), dan lainnya.
Baca juga: Kuartal III 2020, Samsung Kuasai Pasar Smartphone Global, Xiaomi Geser Apple, Vivo Masuk 5 Besar
Baca juga: Xiaomi Rilis Wireless Earphones 2S, Earbuds Basic 2, dan Air Purifier 3C, Ini Keunggulan dan Harga
Lensa memanjang
Salah satu teknologi yang diungkapkan dalam MIDC 2020 adalah lensa memanjang dan memendek (retractable) yang terinspirasi dari cara kerja kamera konvensional.
Teknologi yang dikembangkan secara mandiri ini memungkinkan untuk memasang lensa secara ringkas di badan smartphone dan bisa memanjang bila dibutuhkan.
Teknologi ini akan mengubah fotografi menggunakan kamera smartphone terutama portrait photography dan foto malam hari.
Lalu pada saat yang sama juga memiliki teknologi stabilisasi untuk gambar yang lebih tajam.
Baca juga: Mulai Rp 1,99 Juta Baterai Super Jumbo, Ini Perbedaan Ponsel Gaming Realme Narzo 20 dan Narzo 20 Pro
Baca juga: Spesial Rp 999 Ribu, Realme Watch S Bisa Monitor Detak Jantung dengan Akurat, Ini Fitur Unggulannya
Mi Smart Factory dengan tenaga robot
Terkait Mi Smart Factory, merupakan smart factory atau pabrik pintar yang sepenuhnya menggunakan tenaga robot.
Konsep ini sudah mulai diimplementasikan di pabrik Xiaomi yang berada di Yizhuang, Beijing, China.
Xiaomi Smart Factory saat ini dapat beroperasi sepenuhnya secara otomatis setiap hari (24 jam, 7 hari) yang dengan cepat mengganti jalur produksi setiap 20 menit untuk meningkatkan efisiensi.
Baca juga: Menengok Fitur Ramah Anak di Samsung Galaxy Tab A7, Cocok buat Belajar Online, Orangtua Tak Khawatir
“Smart Factory melambangkan impian Xiaomi untuk meningkatkan kapabilitas manufaktur pintar China dan meningkatkan efisiensi produksi untuk semua mitra Xiaomi,” ujar Lei Jun.
Adapun pencapaian teknologi lainnya juga diungkapkan seperti Xiaomi Share Development Network untuk kolaborasi dengan perangkat dari pihak ketiga, Xiaomi Vela integrated IoT software platform untuk memperkuat fondasi IoT dari Xiaomi.
Selain itu juga, XiaoAi 5.0 yang memasuki fase baru dari asisten AI tradisional menjadi asisten gaya hidup cerdas.
Baca juga: Huawei Mate 40 Pro dan Redmi 10X Pro 5G, Ponsel Terkencang Versi AnTuTu Oktober 2020, Ini Daftarnya
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/wartakota/foto/bank/originals/xiaomi-tengah-mengembangkan-teknologi-lensa-memanjang-dan-memendek-retractable.jpg)