Breaking News:

Fintech

Survei Ipsos in Indonesia, ShopeePay Dompet Digital Paling Sering Dipakai di Indonesia, Disusul OVO

ShopeePay adalah merek dompet digital dengan penetrasi penggunaan tertinggi (48%) selama 3 bulan terakhir, bersaing ketat dengan Ovo (46%).

Ipsos in Indonesia
Andi Sukma, Country Service Line Leader Customer Experience, Channel Performance, and Observer Ipsos in Indonesia (kiri) dan Indah Tanip, Associate Project Director Ipsos in Indonesia, dalam Ipsos in Indonesia Virtual Media Conference "Win Consumers Heart in E-Wallet - Brand Satisfaction, Perception, and Loyalty", Rabu (4/11/2020). 

ShopeePay adalah merek dompet digital dengan penetrasi penggunaan tertinggi (48%) selama 3 bulan terakhir, bersaing ketat dengan Ovo (46%).

● Dengan penetrasi yang tinggi, ShopeePay (29%) memiliki lebih banyak jumlah transaksi daripada Ovo (27%) dan GoPay (22%).

● Kepuasan pengguna terhadap merek dompet digital ShopeePay paling tinggi (82%) dibandingkan merek lain 

WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA - ShopeePay berhasil menempati posisi sebagai merek dompet digital paling unggul di Indonesia.

ShopeePay menjadi dompet digital yang paling sering digunakan selama bulan Oktober dengan 34%, menyusul di belakangnya Ovo dengan 28% kemudian GoPay 17%, Dana 14%, dan Link Aja 7%.

Demikian hasil survei Ipsos in Indonesia, perusahaan market research terkemuka di Indonesia

Baca juga: ShopeePay Bikin Pengiriman Barang Melalui JNE Lebih Efektif dan Menguntungkan

Baca juga: Transaksi Merchant Youtap Lewat ShopeePay, Baik UMKM Maupun Merchant Besar, Naik Lima Kali Lipat

Survei Ipsos in Indonesia tersebut dilakukan secara online dengan melibatkan 1000 responden, usia 18 tahun ke atas dengan pengalaman melakukan pembelian dengan menggunakan dompet digital dan melakukan pembelian di e-commerce dalam 2 tahun ke belakang.

Tujuan dari survei ini ialah mengetahui merek dompet digital apa yang memiliki kepuasan, loyalitas, dan persepsi pengguna yang paling unggul.

“Sejak 2 tahun lalu, Ipsos sudah melihat adanya tren penggunaan aplikasi e-wallet atau dompet digital di Indonesia. Hal ini selaras dengan Ipsos Marketing Summit 'Indonesia Next Cashless Society' yang kami adakan pada bulan Januari 2020," kata Soeprapto Tan Managing Director Ipsos in Indonesia, dalam pernyataan resminya kepada Warta Kota, Rabu (4/11/2020).

Baca juga: Dorong Transaksi Digital, Kini Bayar Ongkos Taksi Bluebird Bisa Pakai Kode QRIS GoPay

Baca juga: Pasarkan Kampanye Digital, LinkAja Bermitra dengan Influencer Marketing Platform Allstars.id

Terlebih lagi, lanjutnya, hal ini diperkuat oleh hasil temuan Ipsos untuk Asia Tenggara pada bulan September lalu, bahwa selama pandemi Covid-19 ini, ada peningkatan 44% masyarakat Indonesia lebih sering menggunakan pembayaran non-tunai/cashless payment.

Berdasarkan hal tersebut, Ipsos in Indonesia berinisiatif untuk mengadakan survei lebih lanjut, untuk mengetahui merek dompet digital apa yang memiliki kepuasan, loyalitas, dan persepsi pengguna yang paling unggul.

Halaman
1234
Editor: Fred Mahatma TIS
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved