Liga Chanmpions
Hasil Sementara Real Madrid Unggul 2-1 Atas Inter Milan, Babak Kedua Madrid Kuasai Pertandingan
Real Madrid sementara unggul atas Inter Milan pada babak pertama matchday ketiga Grup B Liga Champions 2020-2021
Empat gol El Real dicetak Eden Hazard (40'), Karim Benzema (45'. 90'), dan Federico Valverde (54').
Pelatih Real Madrid, Zinedine Zidane, sangat bahagia seusai berhasil meraih kemenangan atas Huesca.
Baca juga: Janggalnya Undang-undang Cipta Kerja, Muncul Pasal Merujuk Ayat yang Tak Ada
Zidane pun mengatakan skuad besutannya tak memikirkan laga menghadapi Inter Milan di Liga Champions saat menjamu Huesca.
"Kami melakukan pergantian pemain karena harus melakukannya, tetapi tanpa memikirkan pertandingan hari Selasa nanti (Inter Milan)," ucap Zidane seusai laga melawan Huesca, dikutip dari laman resmi Real Madrid.
"Kami berhasil meraih angka. Kami gembira dan sekarang saatnya untuk beristirahat dengan baik dan kita lihat saja nanti bagaimana kami akan mempersiapkan laga hari Selasa," katanya.
Baca juga: Gibran Siapkan Strategi Jitu Majukan Potensi Wisata Kota Solo
Sementara itu, di kubu Inter Milan, mereka harus puas bermain imbang di markas mereka sendiri dalam lanjutan giornata keenam Serie A.
Inter Milan ditahan imbang 2-2 Parma di Stadion, Giuseppe Meazza, Minggu (1/11/2020) dini hari WIB.
Skuad besutan Antonio Conte tertinggal terlebih dahulu pada menit ke-46 dan 62', lewat dwigol Gervinho.
Beruntung, Inter Milan mampu menyamakan kedudukan menjadi 2-2.
Gol pertama Inter dicetak oleh Marcelo Brozovic pada menit ke-64 dan Ivan Perisic di menit 90'.
Adapun duel terakhir Real Madrid kontra Inter Milan di Liga Champions terjadi pada musim 1998-1999, atau tepatnya 22 tahun lalu, sebagaimana dihimpun data Transfermarkt.
Baca juga: Realme Narzo 20 Series Launching 5 November, Berikut ini Spesifikasi dan Harga di Indonesia
Kala itu, mereka tergabung dalam grup yang sama di Liga Champions.
Dalam dua pertemuan di penyisihan grup Liga Champions itu, kedua tim sama-sama saling mengalahkan satu sama lain.
Pada pertemuan pertama di Santiago Bernabeu, 16 September 1998, Real Madrid menang 2-0 atas Inter Milan.
Pada pertemuan kedua, di Giuseppe Meazza, 25 November 1998, giliran Inter meraih kemenangan 3-1 atas Real Madrid.
Baca juga: Jasad Komedian Korea Park Ji Sun Ditemukan di Samping Ibundanya, Polisi Tidak Lakukan Otopsi
Kini, setelah 22 tahun, Real Madrid dan Inter Milan kembali saling berhadapan di penyisihan Grup B Liga Champions 2020-2021.
Kedua tim saat ini sama-sama belum menampilkan performa terbaik mereka di Liga Champions.
Real Madrid menempati peringkat keempat dengan koleksi satu poin, sementara Inter berada satu strip di atas El Real dengan koleksi dua poin.
Real Madrid dan Inter tergabung dalam Grup B dengan Shakhtar Donetsk (Ukraina) dan Borussia Moenchengladbach (Jerman).
Baca juga: Tim Satgas Covid-19 Gelar Operasi Yustisi di Jalan Raya Cileungsi
Pernah Tolak Tawaran Madrid
Sementara itu Pelatih Inter Milan, Antonio Conte, mengaku pernah menolak tawaran pekerjaan menjadi arsitek Real Madrid.
Hal itu diungkapkan Antonio Conte menjelang laga Real Madrid vs Inter Milan. Real Madrid vs Inter merupakan laga ketiga Grup B Liga Champions yang akan dihelat di Stadion Alfredo Di Stefano, Rabu (4/11/2020) dini hari WIB.
Conte sangat antusias menyambut laga Real Madrid vs Inter karena punya kenangan nyaris menjadi pelatih tim lawan.
Dalam keterangannya, Conte mengaku pernah dua kali menolak tawaran dari Real Madrid. Momen itu kemungkinan terjadi pada pertengahan musim 2018-2019 ketika Conte masih menganggur setelah meninggalkan Chelsea.
Real Madrid pada musim tersebut tercatat memecat dua pelatih dalam satu musim sebelum kembali menunjuk Zinedine Zidane.
Baca juga: Belum Genap 2 Bulan Menikah, Audi Marissa Bagikan Kabar Kehamilan Pertamanya di Media Sosial
Dua pelatih yang dipecat Real Madrid saat itu adalah Julen Lopetegui (Oktober 2018) dan juga Santiago Solari (Maret 2019).
Mengenang tawaran Real Madrid, Conte mengaku sangat tersanjung.
Namun, Conte terpaksa menolak tawaran itu karena diberikan Real Madrid pada pertengahan musim.
"Kesempatan melatih Real Madrid tidak datang tiba-tiba. Namun, situasi saat itu tidak sesuai dengan saya," kata Conte dikutip dari situs Marca.
"Saya sangat mengapresiasi tawaran itu. Saya dua kali nyaris menjadi pelatih Real Madrid," tutur Conte.
"Namun, saya saat itu berpikir kompetisi sudah berjalan dan tentu akan sangat rumit nantinya. Saya sudah menjelaskan itu ketika mereka memberi tawaran," ucap pelatih asal Italia itu menambahkan.
Baca juga: Pidato Klarifikasi Presiden Prancis Emmanuel Macron Soal Menghina Agama Islam dan Nabi Muhammad SAW
Setelah menganggur selama satu tahun, Conte memilih kembali ke Italia untuk menerima tawaran Inter Milan pada awal musim 2019-2020.
Di sisi lain, Real Madrid langsung menunjuk Zidane untuk menyelamatkan tim yang sedang terpuruk pada Maret 2019.
Conte menilai Zidane memang pantas melatih tim sebesar Real Madrid karena memiliki karakter yang sangat dihormati publik sepak bola dunia.
"Zidane? Kita berbicara tentang orang yang sangat luar biasa. Kita tidak perlu membicarakan bagaimana Zidane sebagai pemain. Semua orang sudah tahu kualitasnya," ucap Conte.
"Zidane selalu bekerja keras. Meski bertalenta, Zidane adalah pemain yang selalu hadir pertama saat latihan," kata Conte.
Baca juga: Aiptu Ridwan Simanungkalit Kembali Jadi Bahan Berita, Kehadirannya Jadi Berkah bagi Banyak Kucing
"Saya hanya berbicara hal tentang Zidane. Dia memang selalu begitu dan dicintai banyak orang. Bersama Zidane, saya memiliki hubungan yang sangat baik," tutur Conte.
Pertandingan nanti sangat penting bagi Inter Milan dan Real Madrid untuk memperbesar peluang lolos ke fase gugur.
Pasalnya, Real Madrid dan Inter Milan kini berada di posisi dua terbawah klasemen Grup B Liga Champions. Real Madrid dan Inter Milan sedang terpuruk karena pada dua laga pertama gagal meraih kemenangan.
Inter Milan untuk sementara menempati peringkat tiga klasemen dengan koleksi dua poin, unggul satu angka atas Real Madrid yang menempati posisi juru kunci.
Baca juga: Ikuti Langkah Gubernur Anies, Sandiaga Uno Juga Jenguk Mantan Pebalap Nasional Alex Asmasoebrata
Susunan Pemain:
Real Madrid (4-3-3): 1-Thibaut Courtois; 17-Lucas Vazquez, 5-Raphael Varane, 4-Sergio Ramos, 23-Ferland Mendy; 8-Toni Kroos, 14-Casemiro, 15-Federico Valverde; 11-Marco Asensio, 9-Karim Benzema, 7-Eden Hazard
Pelatih: Zinedine Zidane
Inter Milan (3-5-2): 1-Samir Handanovic; 33-Danilo D'Ambrosio, 6-Stefan de Vrij, 95-Alessandro Bastoni; 2-Achraf Hakimi, 23-Nicolo Barella, 77-Marcelo Brozovic, 22-Arturo Vidal, 15-Ashley Young; 10-Lautaro Martinez, 14-Ivan Perisic
Pelatih: Antonio Conte
Head to Head
10/4/1985 UC 1/2 final Inter Milan - Real Madrid 2:0
24/4/1985 UC 1/2 final Real Madrid - Inter Milan 3:0
2/4/1986 UC 1/2 final Inter Milan - Real Madrid 3:1
16/4/1986 UC 1/2 final Real Madrid - Inter Milan 5:1
16/9/1998 CL Group stage Real Madrid - Inter Milan 2:0
25/11/1998 CL Group stage Inter Milan - Real Madrid 3:1
Link Live Streaming
KLASEMEN GRUP B LIGA CHAMPIONS
1 Shakhtar Donetsk 2 1 1 0 3 2 +1 4
2 Borussia M'gla… 2 0 2 0 4 4 +0 2
3 Inter Milan 2 0 2 0 2 2 +0 2
4 Real Madrid 2 0 1 1 4 5 -1 1
Artikel ini telah tayang di Bolasport.com dengan judul Hasil Babak I - Dibantu Eks Pemain, Real Madrid Unggul 2-1 atas Inter