Berita Internasional
Presiden Prancis Sebut Sudah Tiga Kali Negaranya Diserang Teroris, Emmanuel Macron: Terorisme Islam
Di Instagram, Presiden Prancis Emmanuel Macron sebut negaranya sudah tiga kali diserang teroris Islam.
WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA - Di Instagram, Presiden Prancis Emmanuel Macron sebut negaranya sudah tiga kali diserang teroris Islam.
Pernyataan Emmanuel Macron yang menyebut negara Prancis diserang terorisme Islam, diunggah melalui akun Instagram pribadnya di @emmanuelmacron.
Di unggahannya, secara gamblang Emmanuel Macron menyebut Islam teroris.
Berikut unggahan Emmanuel Macron, pada Kamis (29/10/2020), dikutip Wartakotalive.com, Jumat (30/10/2020.
Baca juga: Ini Pernyataan Kontroversi Emmanuel Macron, Presiden Prancis Hina Agama Islam dan Nabi Muhammad SAW
Baca juga: SIMAK Pernyataan Kontroversi Presiden Prancis Emmanuel Macron Hina Agama Islam dan Nabi Muhammad SAW
Baca juga: 5 KELAINAN Kehidupan Pribadi Presiden Emmanuel Macron, Peristri Nenek-nenek hingga Selingkuhi Guru
Ce jeudi, notre pays a été une nouvelle fois attaqué par le terrorisme islamiste.
Niçoises, Niçois,
C’est la troisième fois que le terrorisme islamiste frappe votre ville, ses habitants. Je sais le choc que vous ressentez, avec vous tout le pays, et je le crois, avec le monde entier. Ne cédons à aucun esprit de terreur.
Catholiques,
Vous avez le soutien de la Nation tout entière. Notre pays ce sont nos valeurs, que chacun puisse croire ou ne pas croire, que chaque religion puisse s'exercer. Notre détermination est absolue. Des actes suivront pour protéger tous nos concitoyens.
C’est la France qui est attaquée. J'ai donc décidé que nos militaires seront dans les prochaines heures davantage mobilisés. Nous passerons dans le cadre de l'opération Sentinelle de 3 000 à 7 000 militaires.
En France, il n'y a qu'une communauté, c'est la communauté nationale.
Françaises, Français,
Quelle que soit votre religion, croyant ou non, nous devons dans ces moments nous unir. Ne rien céder à l'esprit de division.
J'appelle à l'unité de tous
Kamis ini, negara kita kembali diserang oleh terorisme Islam.
Niçoises, Niçois,
Ini adalah ketiga kalinya terorisme Islam melanda kota Anda, penduduknya. Saya tahu kejutan yang Anda rasakan, dengan Anda di seluruh negeri, dan saya percaya, dengan seluruh dunia. Janganlah kita menyerah pada teror apa pun.
Katolik,
Anda mendapat dukungan dari seluruh Bangsa. Negara kami adalah nilai-nilai kami, bahwa setiap orang dapat percaya atau tidak, bahwa setiap agama dapat dijalankan. Tekad kami mutlak. Tindakan akan mengikuti untuk melindungi semua warga negara kita.
Prancislah yang sedang diserang. Karena itu saya telah memutuskan bahwa tentara kita akan lebih dimobilisasi dalam beberapa jam mendatang. Sebagai bagian dari Operasi Sentinel, kami akan mengirimkan 3.000 menjadi 7.000 tentara.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/wartakota/foto/bank/originals/presiden-prancis-emmanuel-macron-instagram.jpg)