Breaking News:

Info Pertamina

Nikmatnya Seruput Kopi Kang! di Tengah Habitat Kukang

Kopi menjadi pintu bagi PT Pertamina (Persero) untuk mengupayakan pengembangan masyarakat di sekitar wilayah Desa Cipaganti, Cisurupan, Kab Garut.

Istimewa
Pertamina meresmikan Program CSR Kopi Kang!, dan simbolis penanaman bibit kopi di Desa Cipaganti, Garut, Selasa (27/10/2020). 

WARTAKOTALIVE.COM, GARUT - Berada di kawasan “ring of fire” gunung berapi, Indonesia memiliki banyak dataran tinggi.

Salah satu keuntungannya, kontur tanah dan hawa di dataran tinggi sangat baik untuk kesuburan tanaman kopi.

Tak heran, Indonesia menjadi negara produsen kopi yang digemari hingga ke mancanegara.

Kopi juga menjadi pintu bagi PT Pertamina (Persero) untuk mengupayakan pengembangan masyarakat di sekitar wilayah Desa Cipaganti, Cisurupan, Kab Garut.

Melalui kegiatan Corporate Social Responsibiliy (CSR) Fuel Terminal Bandung Group - Marketing Operation Region (MOR) III, Pertamina meresmikan Program CSR Kopi Kang!, dan simbolis penanaman bibit kopi di Desa Cipaganti, Garut, Selasa (27/10/2020).

Baca juga: Pertamina Pastikan Fasilitas dan Layanan Aman, Menyusul Gempa Bumi di Pangandaran Jawa Barat

Baca juga: Bersama Kemendagri Sosialisasi ke Kepala Desa se-Banten, Pertamina Buka Peluang Bisnis Pertashop

Peresmian Kopi Kang diwakili oleh Community Development Officer Fuel Terminal Bandung Group Wahyu Eko Widodo bersama dengan Ahmad Jamil Kepala Seksi Pemerintahan Desa Cipaganti.

“Saya mewakili kepala desa dan warga desa Cipaganti, Cisurupan, Garut, sangat berterima kasih kepada Pertamina yang telah membantu petani-petani kopi disini mulai dari pembibitan, pelatihan, pengolahan hingga pemasaran. Biasanya program pemberdayaan masyarakat yang paling sulit adalah bagian pemasaran, karena itu kami berharap agar nanti pemasaran pun dapat dibantu," kata Ahmad.

Kopi khas Garut

Pada program Kopi Kang!, kebun kopi terletak berdeketan dengan wilayah konservasi hewan kukang.

Para petani kopi sudah turun temurun menghasilkan biji kopi khas Garut, dapat hidup berdampingan dengan habitat kukang yang ternyata ikut berperan dalam proses penyerbukan tanaman kopi.

"Karena simbiosis mutualisme alamiah ini, kami mengembangkan program CSR yang semula hanya konservasi kukang, kini merambah ke pemberdayaan petani kopi di sekitar habitat kukang," jelas Unit Manager Communication Relations MOR III Eko Kristiawan.

Halaman
12
Editor: Fred Mahatma TIS
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved