Breaking News:

Begal Pesepeda Mengganas di Jakarta, Beraksi Siang Hari di Bundaran HI, Berikut Tips Aman Bersepeda

Aksi begal yang mengincar pesepeda di Jakarta makin ganas, tak segan beraksi di jalan protokol dan dekat kantor polisi pada siang hari.

Editor: Max Agung Pribadi
Gizmodo.com
Ilustrasi jambret beraksi sikat ponsel korban. 

WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA - Aksi begal yang mengincar pesepeda di Jakarta makin ganas, tak segan beraksi di jalan protokol dan dekat kantor polisi pada siang hari.

Kejadian yang menimpa Roland Kristiawan dan Tino Latuheru jadi contoh betapa nekatnya para begal yang mengincar pesepeda yang tengah mengayuh kereta angin di jalanan Jakarta. 

Roland Kristiawan (50), seorang pekerja di Jakarta menjadi korban begal persis di depan Lapangan Tembak Senayan, Minggu (18/10/2020) sekitar pukul 10.00 WIB.

Warga tumpah ruah di kawasan Bundaran Hotel Indonesia melakukan olahraga bersepeda. Minggu (23/8).
Warga tumpah ruah di kawasan Bundaran Hotel Indonesia melakukan olahraga bersepeda. Minggu (23/8). (Warta Kota/Joko Supriyanto)

Saat itu Roland tengah bersepeda bersama dua anaknya.

Mereka berjalan santai dari Jalan Asia Afrika mengarah ke Palmerah dengan kecepatan sekitar 15 km/jam. 

Baca juga: Detik-detik Pejalan Kaki di Thamrin Jadi Korban Jambret, Korban Berteriak Pelaku Diringkus Polisi

Sampai di depan Lapangan Tembak, Roland yang membawa tas pinggang kaget. 

Seseorang yang berboncengan sepeda motor dari arah belakang menghampirinya dan langsung membuka buckle tas pinggang Roland dan langsung tancap gas.

"Kejadiannya cepat sekali, tau-tau tas berisi HP sudah pindah tangan dan mereka kabur cepat ke arah Palmerah," tutur Roland. 

Baca juga: VIDEO: Jambret Pengincar Pesepeda Diringkus, Komunitas Kelapa Gading Bikers Apresiasi

Menurutnya, pelaku berboncengan sepeda motor matik dengan nomor polisi yang tak terlihat.

Seorang diantaranya berjaket abu-abu dan bercelana jeans.

Roland lalu langsung mendatangi pos polisi di belakang gedung DPR/MPR untuk melapor. 

Namun oleh polisi yang bertugas ia diarahkan melapor ke Polsek Tanah Abang di kawasan Pejompongan. 

"Karena hari sudah siang dan ada keperluan, nggak bisa kalau harus ke Polsek Tanah Abang, akhirnya ya sudah saya pulang saja," tuturnya.

Lagi naas.. Tadi pagi pas gowes bareng anak ber 3, tas pinggang dan HP dicopet di depan Lapangan Tembak Senayan sekitar jam 10. Pelaku menggunakan motor matic warna putih seukuran Vario, nopol tidak diketahui, berpakaian jaket abu2, celana jeans. Ke Polisi di depan Stasiun Palmerah tapi tidak membantu karena suruh lapor ke Polres Tanah Abang.

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved