Breaking News:

Baru Kali Pertama Daftar Banpres, Pedagang Sembako Berharap Dokumen Pengajuannya Disetujui Panitia

“Pada gelombang pertama kami mengirimkan lebih dari 30.000 dokumen ke pusat. Sekarang membeludak, padahal pendaftaran dibuka hingga akhir November

Penulis: Muhammad Azzam | Editor: Dedy
Warta Kota/Andika Panduwinata
Massa bergerombol mendatangi Gedung Cisadane, Kota Tangerang pada Senin (19/10/2020). Mereka mengantre untuk mendapatkan program bantuan Presiden (Banpres) sektor UMKM senilai Rp 2,4 juta. 

WARTAKOTALIVE.COM, BEKASI --- Hendi (40) tampak lelah berdiri di bawah terik matahari di depan Galery UKM Dinas Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (UKM) Kabupaten Bogor di Cibinong pada Senin (19/10) siang.

Sesekali matanya melirik ke telepon genggam yang ada di tangannya untuk memeriksa pesan masuk.

Pemilik usaha sembako dari Kampung Curug, Kecamatan Cibinong, ini mengaku datang ke Dinas Koperasi dan UKM untuk mengajukan diri sebagai penerima bantuan presiden (Banpres) sebesar Rp 2,4 juta.

“Saya ke sini untuk memasukan dokumen pengajuan Banpres bagi pelaku UMKM,” kata Hendi kepada Wartakotalive.com, Senin (19/10/2020).

Dia mengaku datang sejak pagi.

Antrean yang panjang membuat dia baru bisa menyelesaikan urusannya pada pukul 13.30 WIB.

“Baru kali ini saya mengajukan Banpres. Saya berharap dokumen saya lolos dan bisa mendapatkan bantuan bagi modal usaha,” ujarnya.

Selama Covid-19 usaha sembako Hendi lesu karena daya beli masyarakat yang makin lemah.

“Susah pak zaman sekarang. Buka sih buka, tapi pembeli kurang,” papar Hendi.

Karena itu, dia sangat berharap bisa mendapatkan bantuan presiden Rp 2,4 juta ini.

Halaman
12
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved