Breaking News:

Advertorial

Dengan Aplikasi Mobile JKN, Nuraeni Tak Perlu Lagi Antre untuk Urus Kepesertaan JKN-KIS

Manfaat dari program Jaminan Kesehatan Nasional - Kartu Indonesia Sehat (JKN-KIS) telah diakui oleh seluruh masyarakat Indonesia.

jamkesnews.com
Nuraeni (28), seorang ibu rumah tangga, sangat terbantu mengurus kepesertaan JKN-KIS melalui aplikasi Mobile JKN 

WARTAKOTALIVE.COM, CIBINONG - Manfaat dari program Jaminan Kesehatan Nasional - Kartu Indonesia Sehat (JKN-KIS) telah diakui oleh seluruh masyarakat Indonesia.

Terbukti, hingga saat ini telah lebih dari 220 juta orang yang telah terdaftar sebagai peserta JKN-KIS dan telah banyak masyarakat yang mengakses layanan kesehatan di fasilitas kesehatan dengan menggunakan kartu kepesertaan JKN-KIS.

Bagitu juga dengan Nuraeni (28), seorang ibu rumah tangga dengan 2 (dua) orang anak.

Dirinya yang saat ini tengah mengandung anak ketiganya mengaku tengah merasakan manfaat dari Program JKN-KIS.

Ia mengaku, seluruh proses persalinan anak-anaknya telah dijamin oleh Program JKN-KIS.

Pelayanan yang ia dapatkan di Rumah Sakit Annisa sudah cukup baik.

Baca juga: Aplikasi Mobile JKN Mudahkan Ayu Akses Layanan JKN-KIS Selama Masa Pandemi Covid-19

Baca juga: Rifai Sebut Aplikasi Mobile JKN Membuat Akses Informasi JKN-KIS Jadi Lebih Praktis

“Sebelumnya saya peserta mandiri kelas 2 (dua) membayarkan rutin setiap bulan. Lalu setelah suami saya bekerja, jadi kepesertaannya dibayarkan oleh kantor. Tetapi sekarang keadaannya sedang pandemi, suami saya tidak kerja lagi dan saya mau melanjutkan kepesertaan JKN-KIS saya buat lahiran anak ke-3 (ketiga)," tuturnya.

"Saya tidak tahu statusnya, tapi suami saya kan udah tidak kerja, takutnya lagi mau digunakan pelayanan kartunya nonaktif, makanya saya mau urus sekarang untuk persiapan lahiran,” imbuh Nuraeni, Jumat (14/8).

Saat mengurus kepesertaannya, Nuraeni dibantu untuk mengunduh aplikasi Mobile JKN oleh petugas.

Kepesertaan Nuraeni masih ditanggung perusahaan tempat suami bekerja sebelumnya, dan diarahkan oleh petugas untuk lapor ke HRD kantor suami untuk penonaktifan serta lampirkan surat pemberhentian kerja untuk proses perubahan status kepesertaan.

Halaman
12
Editor: Fred Mahatma TIS
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved