Breaking News:

Demo Buruh

Ini Titik Konsentrasi Demo Buruh Tolak UU Cipta Kerjadi Bogor, Polres Bogor Turunkan 964 Personil

Dari data monitoring Polres Bogor, ada 125 Perusahan di Kabupaten Bogor yang akan melakukan unjuk rasa.

Wartakotalive.com/Hironimus Rama
Polres Bogor melakukan pengamanan kepada buruh yang melakukan unjuk rasa dan mogok kerja di Kabupaten Bogor pada Selasa (6/10/2020) 

Laporan wartawan Wartakotalive.com Hironimus Rama

WARTAKOTALIVE.COM, CIBINONG - Para buruh di Tanah Air melakukan aksi unjuk rasa dan mogok kerja pasca disahkannya rancangan Undang-Undang Cipta Kerja (Omnibus Law) oleh Dewan Perwakilan Rakyat pada Senin (5/10/2020).

Buruh di beberapa kawasan industri di Kabupaten Bogor tak ketinggalan ikut dalam unjuk rasa ini. 

Dari data monitoring Polres Bogor, ada 125 Perusahan di Kabupaten Bogor yang akan melakukan unjuk rasa.

Ada beberapa titik konsentrasi unjuk rasa di kawasan ini seperti Citeureup, Cibinong, Klapanunggal dan Ciawi.

Menghadapi aksi unjuk rasa dan mogok kerja ini, Polres Bogor telah melakukan sejumlah langkah pengamanan.

“Menyikapi adanya rancangan Undang-Undang Omnibuslaw yang ditetapkan, mulai hari ini kami laksanakan kegiatan pengamanan dalam rangka menjaga serta menjamin keselamatan masyarakat sekitar maupun bagi para buruh yang melaksanakan unjuk rasa”, tutur Kapolres Bogor AKBP Roland Ronaldy di Cibinong, Selasa (6/10/2020).

Buruh dari 125 Perusahan di Kabupaten Bogor Demo UU Cipta Kerja, Polres Bogor Turunkan 964 Personil

Sebanyak 964 personil Polres Bogor, TNI, Dishub dan Sat Pol PP dan 1 SSK pasukan Brimob Polda Jabar dan 2 Unit Rainmas Brimob  disiapkan dalam rencana aksi ini di berbagai titik Pusat Pemerintahan, Perusahaan dan tempat-tempat publik lainnya.

Kegiatan pengamanan yang dilakukan oleh jajaran personil Polres Bogor,TNI, Dishub,  Sat Pol PP dan BKO Brimob meliputi Orang, Benda dan lokasi yang dijadikan sebagai tempat berorasi/unjuk rasa. 

Polisi Kerahkan Anjing Pelacak Buru Cai Changpan ke Hutan Tenjo Bogor

“Objek atau sasaran pengamanan yang kami lakukan meliputi Orang yaitu peserta unjuk rasa, masyarakat sekitar, Benda yaitu fasilitas atau sarana/prasarana publik atau milik perorangan/perusahaan, dan objek pengamanan di lokasi yang dijadikan tempat Unjuk rasa,” ujarnya.

Polres Bogor sudah mengantisipasi serta menyiapkan Rencana Pengamanan itu semua, dengan pola Pengamanan Terpadu antara Polri, TNI, Dishub dan Sat Pol PP yang terbagi dalam 3 rancangan Satgas yaitu, Satgas Pre emtif, Satgas Preventif dan Satgas Represif”, ungkap AKBP Roland Ronaldy Kapolres Bogor.

“Kami juga menghimbau kepada seluruh warga tetap membiasakan melaksanakan protokol kesehatan di tengah Pandemi Covid-19,” jelas Roland.

Penulis: Hironimus Rama
Editor: Murtopo
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved