Sabtu, 9 Mei 2026

Gara-gara Alami Kecelakaan Saat Kabur, Polisi Ungkap Pengendara Motor Ini Ternyata Seorang Maling

Di tengah pelariannya, Deta yang panik melaju dengan kecepatan tinggi agar tak ketahuan oleh masyarakat sekitar.

Tayang:
Penulis: Rangga Baskoro | Editor: Dedy
Ilustrasi maling motor. (Warta Kota/Istimewa) 

WARTAKOTALIVE.COM, BEKASI --- Seorang maling sepeda motor gigit jari.

Bermaksud melarikan diri, bandit bernama Deta (21) malah mengalami kecelakaan.

Kecelakaan tersebut mengakibatkan Deta terluka hinga berdarah di bagian kaki.

Tak lama setelah itu, seorang anggota Polsek Bekasi Timur melintas di lokasi. Ia pun ditolong oleh anggota tersebut.

“Pelaku yang kecelakaan dibawa ke Polsek untuk ditolong dan diobati luka-lukanya,” kata Kasubag Humas Polrestro Bekasi Kota, Kompol Erna Ruswing Andari, Selasa (6/10/2020).

Kemudian, tubuh Deta digeledah untuk memudahkan proses pengobatan.

Di saat itulah, polisi mendapati sebuah senjata tajam dan kunci T yang biasa digunakan untuk menggondol sepeda motor.“Petugas kemudian curiga dan menanyakan kepentingan pelaku membawa senjata tajam dan kunci letter T,” kata Erna.

Pelaku sempat mengelak hingga akhirnya petugas menanyakan surat-surat kendaraan bermotor yang dikenakannya. Lantaran tak bisa menunjukkan STNK, ia pun mengakui perbuatannya.

Terlebih lagi, lubang kunci motor Honda Beat yang dikenakan pelaku mengalami kerusakan dan masih dalam keadaan menyala meski kunci tak terpasang.

Polisi juga menghubungi pemilik kendaraan bermotor berdasarkan hasil penulusuran nomor plat kendaraannya.

“Korban sudah dihubungi dan memang motor yang digunakan pelaku hasil curian. Korban mengaku motornya hilang,” ucapnya.

Aksinya tak diketahui

Kasubag Humas Polrestro Bekasi Kota, Kompol Erna menceritakan, awalnya Deta hendak mencuri motor di sebuah tempat makan di kawasan Jalan Pramuka No 15, RT 004/003, Rawa Lumbu, Bekasi, pada Jumat (2/10) lalu.

“Pelaku berhasil mencuri motor di lokasi kejadian tanpa diketahui warga setempat. Ia kemudian kabur melarikan diri,” kata Erna.

Di tengah pelariannya, Deta yang panik melaju dengan kecepatan tinggi agar tak ketahuan oleh masyarakat sekitar.

Namun, ia malah menabrak kendaraan roda empat yang sedang melaju di depannya.

Demi Memutus Mata Rantai Penyebaran Virus Covid-19, Satpol PP Tutup 10 Pintu Masuk di Kawasan Puspem

Sumber: WartaKota
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved