Hari Batik, Mendes PDTT Minta Perangkat Desa Kenakan Batik Tiga Kali dalam Sepekan
Saya minta pendamping desa dalam seminggu jangan kurang dari tiga hari berbatik. Jangan kurang dari tiga hari kepala desa memakai batik, ujarnya.
Penulis: RafzanjaniSimanjorang | Editor: Murtopo
Laporan Reporter WARTAKOTALIVE.COM Rafsanzani Simanjorang
WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA - Menteri desa, pembangunan daerah tertinggal dan transmigrasi (Kemendes PDTT), Abdul Halim Iskandar punya cara khusus menggalakkan pengenaan batik di tanah air.
Bertepatan dengan hari batik Nasional (2/10/2020), Abdul Halim menyinggung dua elemen penting, perangkat desa dan pengrajin batik.
Ia pun punya permintaan khusus untuk keduanya.
• Gunakan e-Commerce untuk Aktivitas Jual Beli Batik, Ini Alasan Mendes PDTT Abdul Halim Iskandar
"Saya minta pendamping desa dalam seminggu jangan kurang dari tiga hari berbatik. Jangan kurang dari tiga hari kepala desa memakai batik. Tolong diusahakan batik yang dipakai adalah produk daerahnya masing-masing, dengan filosofi masing-masing," ujae Abdul di di Balai Makarti Muktitama Kemendes PDTT, dalam acara peringatan hari batik nasional, Jumat (2/10/2020).
Ia mengajak agar setiap desa menunjukkan filosofi yang tertuang di batik masing-masing.
• Hari Batik Nasional, Mendes PDTT Abdul Halim Colek Perangkat dan Perajin Batik, Begini Katanya
Mendes PDTT meyakini, dari jumlah 74.953 desa, ada sekitar 70.000 batik dengan karakteristik masing-masing.
Tak hanya tentang pendamping dan perangkat desa. Mendes PDTT turut meminta satu hal pada pengrajin batik.
"Para pengrajin batik agar berupaya semaksimal mungkin menggunakan pewarna alami. Ini sebagian usaha untuk melestarikan alam Indonesia," tutupnya. (m21)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/wartakota/foto/bank/originals/menteri-desa-pdtt-abdul-halim-iskandar_hari-batik-nasional_xii.jpg)