Hari Batik Nasional
Gunakan e-Commerce untuk Aktivitas Jual Beli Batik, Ini Alasan Mendes PDTT Abdul Halim Iskandar
Ada lima e-commerce yang menjadi wadah jual beli batik, yakni Bukalapak, Tokopedia, Lazada, Blibli.com, dan Shopee.
Penulis: RafzanjaniSimanjorang | Editor: Fred Mahatma TIS
"Tentu ada alasan mengapa kami menggunakan e-commerce. Kami memanfaatkan momentum..."
WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA - Kabar bahagia bagi para pecinta kain batik. Pasalnya, belanja kain khas Indonesia ini sekarang bisa secara online.
Ya, batik resmi diperjualbelikan di pasar e-commerce aktivitas jual beli di media elektronik.
Ada lima e-commerce yang menjadi wadah jual beli batik, yakni Bukalapak, Tokopedia, Lazada, Blibli.com, dan Shopee.
• Hari Batik Nasional, Mendes PDTT Abdul Halim Colek Perangkat dan Perajin Batik, Begini Katanya
• Beragam Karakteristik Batik Nusantara, Mendes PDTT Abdul Halim Iskandar: Itu Kekayaan Indonesia!
Abdul Halim Iskandar, Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (Kemendes PDTT) menjelaskan alasan mengapa pihaknya menggunakan e-commerce saat ini.
"Tentu ada alasan mengapa kami menggunakan e-commerce. Kami memanfaatkan momentum. Saat ini kondisi sedang pandemi Covid-19, pengembangan industri ini dapat diperluas secara digital, dan ini semakin memudahkan perajin batik serta pecinta batik," ucapnya kepada para undangan di Balai Makarti Muktitama Kemendes PDTT, dalam acara peringatan hari batik nasional, Jumat (2/10/2020).
• Hari Batik Nasional, Menteri Desa PDTT Abdul Halim Iskandar: Batik Bukan Sekadar Selembar Kain
• Hari Batik Nasional, Kemendes PDTT Gelar Pameran Batik Virtual, Mobil Dinas pun Dihias Corak Batik
Proses jual beli pun tak perlu bertatap muka lagi dengan adanya e-commerce.
Perdagangan secara online pun disebut efektif untuk industri di tengah adaptasi kebiasaan baru di tengah pandemi Covid-19.
Dengan dipermudahnya proses jual beli batik secara online, Abdul Halim pun mengajak masyarakat Indonesia untuk mencintai produk dalam negeri khususnya batik.
"Batik ini adalah warisan leluhur kita yang punya filosofi masing-masing dan ada nilai-nilai yang berharga di dalamnya. Batik hanya ada di Indonesia, dan ini akan kami kembangkan," tutur Mendes PDTT. (m21)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/wartakota/foto/bank/originals/menteri-desa-pdtt-abdul-halim-iskandar_hari-batik-nasional_xii.jpg)