Kamis, 9 April 2026

Virus Corona

Doni Monardo Bilang Pilkada Bukan Penyebab Meningkatnya Kasus Covid-19, Ini Buktinya

Berdasarkan data Satgas Covid-19, jumlah daerah rawan penyebaran Covid-19 (zona merah) justru menurun di wilayah yang menggelar pilkada.

Tribunnews/Dany Permana
Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Letnan Jenderal TNI Doni Monardo berbincang dengan redaksi Tribun Network di Jakarta, Senin (7/9/2020). 

WARTAKOTALIVE, JAKARTA - Ketua Satgas Penanganan Covid-19 Doni Monardo mengatakan, meningkatnya penyebaran SARS-CoV-2 di daerah bukan karena faktor adanya Pilkada Serentak 2020.

Penanganan penyebaran Covid-19, katanya, bergantung pada komitmen setiap daerah.

"Jadi pengalaman kita dalam beberapa minggu terakhir, sebenarnya bukan ada tidak ada pilkada."

Begini Cara Napi Asal Cina Kabur dari Lapas Tangerang, Gali Lubang Tiap Pukul 22.00 Hingga 05.00

"Tetapi komitmen seluruh komponen yang ada di daerah untuk sama-sama mengendalikan Covid-19," katanya dalam acara Kick Off Sosialisasi Strategi Perubahan Perilaku Protokol Kesehatan Pencegahan Covid-19 bersama BKKBN, Jumat (2/10/2020).

Bagaimana tidak? Berdasarkan data Satgas Covid-19, jumlah daerah rawan penyebaran Covid-19 (zona merah) justru menurun di wilayah yang menggelar pilkada.

Sementara, jumlah daerah rawan (zona merah) penyebaran Covid-19 meningkat di wilayah-wilayah yang tidak menggelar pilkada.

Cai Changpan Sempat Ajak Kabur Rekan Satu Selnya, Lawa Bawa Handphone Temannya dan Kabur ke Hutan

"Daerah yang tidak ada pilkada tetapi kasusnya meningkat seperti halnya Aceh dan Jakarta," tutur Doni.

Berdasarkan data per 6 September 2020, terdapat penurunan jumlah zona merah kabupaten atau kota yang tidak menggelar pilkada, dari 45 kabupaten kota menjadi 29 kabupaten/kota.

"Sementara untuk yang non pilkada, zona merahnya naik dari 25 kabupaten/kota menjadi 33," ungkapnya.

Segmen Pemilih Sudah Dikuasai PKS, Partai Ummat Amien Rais Diprediksi Layu Sebelum Berkembang

Menurut Doni, perantara Covid-19 adalah manusia.

Oleh karena itu, tidak ada cara lain lagi untuk mengurangi risiko terpapar virus tersebut.

Yakni, disiplin menerapkan protokol kesehatan, mulai dari memakai masker, menjaga jarak, dan mencuci tangan. 

6 Pegawai Diskominfo Kabupaten Bogor Reaktif Covid-19, Kantor Langsung Disterilisasi

Adapun kondisi penyebaran Covid-19 di 309 kabupaten.kota yang menggelar pilkada antara lain:

- Jumlah kabupaten/kota yang statusnya zona merah atau berisiko tinggi, penularan Covid-19 berkurang dari 45 menjadi 29 kabupaten kota.

- Jumlah kabupaten/kota yang statusnya zona oranye atau berisiko sedang, penularan Covid-19 bertambah dari 152 menjadi 190.

20 Warga Kabupaten Bogor Jadi Pasien Baru Covid-19 per 1 Oktober 2020, Ada Bayi Umur 5 Bulan

Sumber: Tribunnews
Halaman 1/4
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved