Breaking News:

Pilkada Serentak

Rahayu Saraswati, Bakal Calon Wakil Wali Kota Tangsel Setuju jika Pilkada 2020 Ditunda

Saras menuturkan tren peningkatan infeksi covid-19 dalam beberapa pekan terkahir perlu menjadi bahan kajian pihak penyelenggara Pilkada 2020 serentak.

Warta Kota/Rizki Amana
Pasangan balon Wali Kota dan Wakil Wali Kota Tangsel, Muhamad - Saraswati saat menerima dokumen pendaftaran dari KPU Kota Tangsel.  

WARTAKOTALIVE.COM, CIPUTAT - Wacana penundaan Pilkada 2020 serentak terus digemakan sejumlah pihak di tengah masifnya penularan infeksi covid-19.

Bakal calon (balon) Wakil Wali Kota Tangerang Selatan (Tangsel), Rahayu Saraswati Djojohadikusumo menanggapi wacana tersebut dengan serius.

Menurutnya, kubu Muhamad-Saras tak keberatan bila kontestasi Pilkada 2020 Kota Tangsel bakal ditunda dari jadwal yang telah ditetapkan oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU RI).

 Doa Anies untuk Kepergian Anak Buahnya, Camat Kelapa Gading M Harmawan, karena Terpapar Covid-19

 Ketika Anies Inspeksi TPU Pondok Ranggon Menjelang Tengah Malam, Dengarkan Cerita Para Petugas

"Sebagai salah satu pasangan calon Wali Kota dan Wakil Wali Kota Tangerang Selatan, kami sangat setuju bahwasanya kesehatan dan keselamatan bersama warga Tengsel adalah nomor satu," kata Saras kepada Wartakotalive.com saat dikonfirmasi, Senin (21/9/2020).

"Dan, kami percaya bahwasanya pemerintah dalam hal ini KPU dan KPUD juga berpikir sama," tambahnya.

Saras menuturkan tren peningkatan infeksi covid-19 dalam beberapa pekan terkahir perlu menjadi bahan kajian pihak penyelenggara Pilkada 2020 serentak.

Ia pun menegaskan kubunya bakal mentaati keputusan pihak penyelenggara terkait keberlangsungan tahapan Pilkada 2020 serentak di tengah pandemi covid-19.

Karenanya ia menegaskan dalam menjalankan tahapan tersebut bakal terus menyuarakan protokol kesehatan kepada masyarakat.

Sebagai upaya bersama dalam meningkatnya kasus infeksi covid-19 terkhusus di wilayah Kota Tangsel.

"Kami percaya, KPU dan KPUD masing-masing wilayah yang paling paham atas risiko dan kapasitas mitigasi di wilayahnya," katanya.

 Kasus Baru Covid-19 Melonjak di Kabupaten Bogor, Cileungsi Catat Rekor Tertinggi

 Viral Video Dua Pria Berseragam Pungli Sopir Truk di Jalan Raya Hankam, Jatiwarna Bekasi

Karenanya, pihaknya persilakan masing-masing KPUD yang memutuskan apakah mereka yakin bisa memitigasi secara maksimal risiko yang ada jika pilkada tetap dilanjutkan.

Atau mengambil keputusan untuk menundanya.

"Demikian sikap kami. Dan apapun keputusannya mari tetap mematuhi protokol kesehatan dalam menghadapi pandemi ini dengan memakai masker, mencuci tangan, menjaga jarak dan sebisa mungkin menghindari kerumunan," tandasnya. (m23)

Penulis: Rizki Amana
Editor: Mohamad Yusuf
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved