Selasa, 21 April 2026

Sekda DKI Meninggal

Pengkritik Upacara Pelepasan Jenazah Saefullah Dinilai Terlalu Lebay

Pengkritik upacara penghormatan dan pelepasan jenazah Sekretaris Daerah DKI Jakarta Saefullah dinilai terlalu lebay atau berlebihan.

Penulis: Fitriyandi Al Fajri |
Wartakotalive.com/photocapture youtube pemprov dki
Ambulans yang membawa almarhum Sekda DKI Saefullah meninggalkan Balai Kota DKI setelah dilakukan upacara singkat yang dipimpin Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan, Rabu (16/9/2020) sekitar pukul 15:00 WB. 

“Seseorang yang positif corona seharusnya langsung dibawa dan dimakamkan segera sesuai protokol kesehatan masa pandemi Covid-19,” kata Ketua FAKTA Azas Tigor Nainggolan berdasarkan keterangan yang diterima pada Kamis (17/9/2020).

Tigor mengatakan, bila ingin memberi penghormatan terakhir, kepala daerah sebaiknya datang menghampiri jenazah Saefullah ke rumah sakit.

Apalagi di masa pandemi, Saefullah meninggal dunia akibat terpapar Covid-19.

“Saat di Balai Kota terjadi penumpukan dan kerumunan orang yang datang ingin melihat dan memberi penghormatan kepada alamarhum.

Jelas kejadian itu menjadi klaster penyebaran Covid-19,” ujar Tigor.

Begini Alasan Pemprov DKI Jakarta Gelar Upacara Pelepasan Jenazah Sekda Saefullah

Sebelumnya Pemprov DKI Jakarta menggelar upacara pelepasan jenazah Sekretaris Daerah DKI Jakarta Saefullah di Balai Kota DKI Jakarta pada Rabu (16/9/2020) petang.

Upacara itu merupakan salah satu bentuk penghormatan terakhir kepada Saefullah sebagai birokrat tertinggi di lingkungan Pemprov DKI Jakarta.

Pihak Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) DKI Jakarta Chaidir mengatakan, meski kegiatan pelepasan Saefullah tidak tertulis dalam regulasi, namun upacara digelar sebagai bentuk etika antar birokrat.

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan saat bersama dengan Sekda DKI Jakarta Saefullah di Balai Kota DKI
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan saat bersama dengan Sekda DKI Jakarta Saefullah di Balai Kota DKI (Facebook Anies Baswedan)

 Gedung Dinas Milik DKI di Jatibaru Ditutup, Begini Suasananya

Apalagi Saefullah sejak menjabat sebagai Sekda pada 2014 lalu, sangat dekat dengan para ASN terutama yang berada di wilayah Balai Kota DKI.

Bahkan Saefullah rutin menemani kegiatan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan, dan Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria selama di Balai Kota, DPRD DKI dan di luar kantor pemerintahan.

“Itu (upacara) tidak tertulis (dalam regulasi), tetapi bermakna. Ibarat tersirat dan secara etika birokrasi ini penting,” kata Chaidir saat dikonfirmasi pada Kamis (17/9/2020).

 Sosialisasi 3M Pocong-pocongan Hantui Warga Tangerang Minimalisir Penyebaran Covid-19

Selain itu, kata dia, Saefullah meninggal dunia saat masih aktif menjadi ASN.

Selama menjabat, Saefullah rutin mengikuti rapat perencanaan, hingga eksekusi kegiatan yang berkaitan dengan penanganan Covid-19 di Ibu Kota.

“Beliau pejabat yang berwenang dan aktif alias tidak pensiun.

 Kasus Positif Covid-19 Kabupaten Bogor Bertambah 25 Orang, Kecamatan Cibinong Tertinggi

Sumber: WartaKota
Halaman 2/4
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved