Virus Corona

Masker Dilapisi Tisu dan Diolesi Minyak Esensial, Perlukah? Ini Penjelasan Lengkap Pakar Kesehatan

Masker berperan penting untuk melindungi seseorang dari virus termasuk SARS CoV-2 penyebab Covid-19 yang menular melalui droplet atau tetesan napas.

Uniqlo
Uniqlo AIRism Mask, masker wajah 3 Lapis yang mampu menyaring 99 persen bakteri 

WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA - Anjuran pemerintah untuk selalu menggunakan masker saat keluar rumah dan saat beraktivitas di manapun, telah direspon dengan baik oleh sebagian besar masyarakat kita.

Namun, memilih jenis masker yang memenuhi standar protokol kesehatan juga penting diperhatikan, agar kegunaannya untuk melindungi diri dari sebaran virus corona bisa efektif.

Masker berperan penting untuk melindungi seseorang dari virus termasuk SARS CoV-2 penyebab Covid-19 yang menular melalui droplet atau tetesan pernapasan.

Video: Warga Kota Bambu Selatan Keliling Pakai Kentongan Peringatkan Masyarakat Pakai Masker

Pakar kesehatan merekomendasikan pemakaian masker kain tiga lapis untuk memberikan perlindungan hingga 90 persen terhadap penularan virus penyebab Covid-19, asalkan pas saat dikenakan, tepat jenis kain dan melepasnya secara tepat.

Perlukah Anda melapisi masker kain dengan tisu?

Update Kasus Djoko Tjandra: Ini Agenda Sidang Perdana Jaksa Pinangki pada Rabu 23 September 2020

Novotel Tangerang Tawarkan Menu ‘Take Away’ dengan Kreasi Unik

"Menurut studi ilmiah tidak perlu (pakai tisu). Prof Wiku (Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19) menyarankan tiga lapis,," ujar Praktisi klinik sekaligus relawan Covid-19, dr Muhamad Fajri Adda'i kepada ANTARA, Jumat (18/9/2020).

Dengan kita menutup (pakai masker) dan mengurangi droplet yang keluar, kata dr Muhamad Fajri Adda'i, harusnya penularan akan ditekan atau berkurang sampai 85 persen.

"Sudah banyak data ilmiahnya, bahkan penelitian bilang 90 persen. Sepenting itu memakai masker, asal memakainya benar dan masker yang dipilih benar," ujar dr Muhamad Fajri Adda'i.

Dari sisi bahan, katun cult direkomendasikan karena memiliki kerapatan 180 benang per inci dan mampu menyaring partikel-partikel halus.

 Hukuman Mati Ancam Pelaku Pembunuhan dan Pemutilasi di Apartemen Kalibata City

Bahan yang bagus katun. Kalau katun bagus katun cult, yaitu katun dengan kerapatan 180 benang per inci. Dilihat saja katunnya agak tebal.

"Selain itu, boleh masker sutra karena ada kemampuan untuk mencegah masuknya partikel-partikel halus. Katun dengan sifon juga bagus," kata Fajri.

Hal ini sesuai dengan temuan studi dalam jurnal ACS Nano belum lama ini.

Studi menunjukkan, bahan katun yang paling banyak digunakan untuk masker memiliki performa lebih baik pada kerapatan benang dan dapat membuat perbedaan yang signifikan dalam efisiensi penyaringan.

Halaman
123
Sumber: Warta Kota
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved