Rabu, 15 April 2026

Liga 1 2020

Peran Penting Ibu Dibalik Sukses Adam Alis Sebagai Pesepak Bola

Sosok ibu berperan sangat penting dalam perjalanan karier Adam Alis sebagai pesepak bola profesional.

Penulis: Abdul Majid |
Tribunnews/Abdul Majid
Pemain Bhayangkara FC Adam Alis saat ditemui setelah menjalani latihan di Stadion PTIK, Jakarta, Senin (8/6/2020). 

WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA - Sosok ibu berperan sangat penting dalam perjalanan karier Adam Alis sebagai pesepak bola profesional.

Untuk menjadi pesepakbola profesional tak semudah membalikan telapak tangan. Butuh banyak perjuangan dan pengorbanan.

Hal itu lah yang dilalui oleh pesepakbola ternama Indonesia, Adam Alis Setyano. Pemain yang kini membela Bhayangkara FC tersebut membagikan kisah perjuangannya kepada Tribunnetwork dalam program live superball pada Rabu (9/9/2020).

PSSI: Kompetisi Sepak Bola Junior dan Senior akan Menyusul Liga 1 dan Liga 2

Adam kecil awalnya tak pernah bercita-cita ingin menjadi pesepakbola profesional. Ia hanya hobi bermain sepakbola bersama teman-temannya.

Hingga satu ketika, Pak RT di lingkungannya tinggal mencium bakat terpendam Adam Alis. Adam pun disarankan untuk dimasukan ke Sekolah Sepak Bola.

Sang Ibunda, Siti Machrojah sangat mendukung hobi anaknya tersebut. Adam kemudian didaftarkan ke Sekolah Sepak Bola Asiop Apacinti yang waktu itu berada di Kawasan Gelora Bung Karno, Senayan, Jakarta.

Tips Adam Alis Untuk Jadi Pesepakbola Profesional

Setiap latihan, Siti Machrojah mengantar Adam dari kediamannya di Daerah Cibubur menuju ke Stadion GBK yang lebih kurang berjarak 27 km dengan menggunakan sepeda motor. Itu berarti tiap latihan mereka menempuh jarak 54 km.

Tak hanya itu, Adam remaja yang kala itu masuk  skuat Persija Jakarta U-17 (Suratin), juga masih setia ditemani sang Ibunda, tapi kali ini Adam yang selalu memboncengnya.

Ketika di Persija U-17, ada satu hari dalam sepekan Adam harus berlatih ke Daerah Pesing, Jakarta Barat. Adam selalu tiba dengan Ibundanya.

Saat di Persija U-17 jadwal latihan memang selalu berubah-ubah, mulai dari Lapangan Banteng hingga Lapangan Brimob Ciputat. Jarak tempat latihan dari kediamannya yang sangat jauh, mereka lalui bersama.

Menginap di Hotel Fairmont, Adam Alis: Kamarnya Kaya Lapangan Futsal

“Kalau mau bilang, peran orang tua dalam karier saya itu penting banget karena tanpa dia saya tidak bisa sesukses ini,” kata Adam.

“Ibu saya tuh sejak kecil sudah kasih saya perhatian mulai dari makanan sampai hal-hal lainnya. Dari SSB dia juga antar jemput saya. Bahkan pernah latihan ke daerah Jakarta Barat hampir ke Tangerang sama Ibu. Jadi dalam keberhasilan saya sampai saat ini dia nomor satu. Doa sama pengorbanannya tidak bisa dilupakan,” jelas Adam.

Buah kerja keras Adam kecil hingga remaja bersama dengan Ibundanya mulai terlihat. Setelah memperkuat Persija U-17, Adam kemudian membela Persitangsel dan Perserang Serang.

TC Timnas Indonesia Diundur 1 Agustus, Adam Alis Beberkan Aktivitasnya di Hotel Fairmont

Kualitas Adam kembali terlihat, kemudian untuk pertama kalinya mendapatkan kontrak profesional bersama Martapura FC yang saat itu berada di Divisi Utama atau Liga 2 saat ini.

“Habis dari Persitangsel saya ke Perserang Serang. Setelah itu baru dapat kontrakn profesional pertama di Martapura FC itu di Kalimantan. Di sana banyak pelajaran yang saya dapatkan,” ujarnya.

Halaman 1/2
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved