Warga Jonggol Mulai Kekeringan Setelah Tiga Bulan Hujan Tak Turun, Antre Ambil Air di Curug

Warga Desa Weninggalih pun memanfaatkan satu sumber mata air untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari.

Penulis: Yudistira Wanne | Editor: Yaspen Martinus
TRIBUNNEWSBOGOR/YUDISTIRA WANNE
Warga Jonggol, Kabupaten Bogor mengalami kekeringan, setelah sekitar tiga bulan daerah tersebut tak diguyur hujan. 

WARTAKOTALIVE, JONGGOL - Hujan yang tak kunjung turun di wilayah Jonggol, Kabupaten Bogor, Jawa Barat sekitar tiga bulan, membuat daerah tersebut kekeringan.

Pantauan TribunnewsBogor, Minggu (13/9/2020), warga di Jonggol meliputi Desa Jagaita, Weninggalih, dan Sirnajati, mulai kesulitan air bersih.

Sungai dan sawah tampak mengering gersang lantaran hujan yang tak kunjung tiba.

Warga Jonggol, Kabupaten Bogor mengalami kekeringan, setelah sekitar tiga bulan daerah tersebut tak diguyur hujan.
Warga Jonggol, Kabupaten Bogor mengalami kekeringan, setelah sekitar tiga bulan daerah tersebut tak diguyur hujan. (TRIBUNNEWSBOGOR/YUDISTIRA WANNE)

Di Sungai Jagaita, air mulai mengering, warga sekitar pun tampak memanfaatkan sedikit air untuk mencuci baju dan mandi di aliran sungai tersebut.

Sementara, warga di Desa Weninggalih mengeluh lantaran sawahnya mengering.

Warga Desa Weninggalih pun memanfaatkan satu sumber mata air untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari.

Urus Fatwa MA Djoko Tjandra, Jaksa Pinangki dan Anita Kolopaking Pakai Kode Bapakmu dan Bapakku

Dayat, warga Desa Jagaita, mengaku setiap hari harus ke sungai untuk mengambil air kebutuhan sehari-hari.

"Setiap hari ke sini. Saya mandi, mencuci baju dan mengambil air untuk di rumah," ujarnya.

"Sudah sekitar tiga bulan di sini kekeringan. Hujan belum turun. Saya akhirnya ambil air di sungai," tambahya.

JADWAL Lengkap Libur Nasional dan Cuti Bersama 2021, Total 23 Hari, Ada Kejutan di 27 Desember

Basri, warga Desa Weninggalih RT 12 RW 05, mengaku warga di wilayahnya mengambil air di curug yang ada disekitar rumahnya.

"Warga dari dua desa kebanyakan ambil air di curug ini."

"Sudah tiga bulan tidak hujan sehingga pada kesulitan air bersih," ungkapnya.

Satu Pasien Covid-19 Bunuh Diri Lompat dari Tower 6 Wisma Atlet Kemayoran

Basri menerangkan, warga banyak mengambil air di waktu tertentu.

"Kebanyakan sih yang ambil air di curug sekitar pukul 15.00 WIB. Itu sudah berkumpul," terangnya.

Halaman
1234
Sumber: Tribun Bogor
  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved