Senin, 11 Mei 2026

Kesehatan

Cara Meningkatkan Imunitas Anak Kelahiran Caesar Tetap Optimal

Sejak masih hamil, seorang ibu bisa memilih akan melahirkan normal (lewat vagina) atau operasi caesar.

Tayang:
Penulis: LilisSetyaningsih |
Gold.ac.uk
Ilustrasi tangan bayi 

WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA - Sejak masih hamil, seorang ibu bisa memilih akan melahirkan normal (lewat vagina) atau operasi caesar.

Operasi caesar bisa dilakukan atas dasar indikasi medis atau preferensi orang tua, terutama ibu.

Menurut data Riskesdas 2018, prevalensi tindakan persalinan caesar di Indonesia di angka 17,6 persen.

Angka itu diatas yang disarankan Badan Kesehatan Dunia (WHO) yang menyebut angka persalinan caesar 10-15 persen dari total kelahiran.

Tidak hanya di Indonesia, di beberapa negara bahkan angkanya mencapai lebih dari 30 persen.

Padahal, dari berbagai penelitian menunjukan, anak lahir caesar berkaitan dengan risiko penyakit jangka panjang seperti asma, alergi makanan, obesitas, dan Diabetes Melitus.

Namun, apa pun tindakan persalinannya, imunitas anak harus dijaga karena secara umum, proses persalinan caesar dapat memengaruhi imunitas anak.

Melahirkan Anak Pertama Melalui Persalinan Caesar, Mengapa Citra Kirana Nervous hingga Ketakutan?

Perdebatan apakah akan lahir normal atau operasi caesar, namun terpenting prosedur yang dapat menyelamatkan ibu dan anak.

Dokter Spesialis Obstetri dan Ginekologi Konsultan Fetomaternal DR dr Ali Sungkar, SpOG(K) menyatakan bahwa setiap ibu memiliki kondisi berbeda.

Ali Sungkar mengatakannya saat seminar Digital “Optimalkan Imunitas Anak Kelahiran Caesar dengan Mikrobiota Sehat”  diselenggarakan oleh Nutriclub,

“Dalam banyak kasus, operasi caesar adalah prosedur yang menyelamatkan jiwa dan bisa jadi pilihan tepat untuk seorang ibu dan anaknya," kata Ali Sungkar.

Faktor medis seperti paritas, panggul sempit, ketuban pecah dini, pre-eklamsia, janin terlalu besar, kelainan letak janin, dan janin kembar.

Selain itu, faktor non medis seperti kondisi psikis ibu bisa meningkatkan risiko melahirkan secara caesar.

"Keputusan tindakan persalinan caesar harus melalui prosedur medis, mulai dari informed consent dan pemberian edukasi mengenai manfaat dan risiko operasi caesar," katanya lagi.

Terungkap, Anak Lahir Lewat Operasi Caesar Berisiko Lebih Tinggi Kena Alergi

Menurut dia,  metode caesar pada persalinan dapat menimbulkan konsekuensi kesehatan jangka pendek maupun jangka panjang.

Sumber: WartaKota
Halaman 1/4
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved