Selasa, 5 Mei 2026

Berita Jakarta

Begini Cara Komplotan Begal Kebon Pisang Tanjung Priok Cari Mangsa

Dua dari tujuh orang anggota komplotan begal yang beroperasi di dekat rel kereta api Kebon Pisang, Tanjung Priok, Jakarta Utara, ditangkap.

Tayang:
Penulis: Junianto Hamonangan |
Warta Kota/Junianto Hamonangan
Konferensi pers di Mapolsek Tanjung Priok, Jakarta Utara, Kamis (10/9/2020), terkasus begal Kebon Pisang Tanjung Priok. 

WARTAKOTALIVE.COM, TANJUNGPRIOK - Dua dari tujuh orang anggota komplotan begal yang beroperasi di dekat rel kereta api Kebon Pisang, Tanjung Priok, Jakarta Utara, ditangkap.

Kapolsek Tanjung Priok Kompol Budi Cahyono mengatakan, para pelaku, yakni Angga Dewanto dan Adi Bongkeng,  mempunyai modus tersendiri untuk mencari korban.

Mereka berpura-pura menjual ponsel bekas di media sosial facebook lewat akun bernama 'Bang R'.

Video: Komplotan Ganjal ATM Diringkus Polisi

Mereka memasang harga murah setiap ponsel yang dijualnya.

"Ada yang menggiring lewat Facebook melalui perempuan yang berperan untuk melobi korban," kata Budi di Mapolsek Tanjung Priok, Jakarta Utara, Kamis (10/9/2020).

 Jakob Oetama Tutup Usia, Ini Profil Pendiri Sekaligus Presiden Komisaris Kompas Gramedia

 Anies Baswedan Takziah Rabu Malam, Mengaku Kagum dengan Jakob Oetama Sejak Kuliah

Selain menawarkan harga murah, para pelaku juga menjanjikan calon korban akan mendapat kelengkapan standar ponsel seperti kardus kemasan maupun charger.

Korban yang tertarik lalu diajak bertemu untuk mengambil ponsel di kawasan Pasar Warakas, Tanjung Priok, Jakarta Utara. Namun korban hanya diberikan unit ponsel.

"Handphone sudah di tangan tersangka, namun dus dan casannya tidak dibawa. Lalu, diajak lah korban ke rumah tersangka yang di Kebon Pisang," sambungnya.

Salah satu korban komplotan itu yakni Ega Afrizal (20). Korban kehilangan motornya pada Kamis (20/8) saat diajak ke rel kereta Kebon Pisang.

 Kisah Penjual Keripik Meninggal Mendadak, Dedi Mulyadi Tanggung Biaya Pemakaman dan Keluarganya

Setibanya di lokasi, sudah ada anggota komplotan begal yang bersiap. Korban bahkan sempat dikalungkan celurit di lehernya oleh pelaku Angga.

"Tersangka ini merampas sepeda motor dan dompet si korban dengan isi uang tunai Rp 1.200.000. Diambil paksa dan dirampas oleh kelompoknya tersangka AD (Angga)," jelas Budi.

Setelah peristiwa itu, korban berjalan kaki menuju Mapolsek Tanjung Priok melaporkan kejadian tersebut hingga akhirnya dua dari tujuh pelaku yakni Angga dan Adi ditangkap.

 Tagar Mulan Trending di Twitter, Netizen Penasaran Pencet Tombol Like-Unlike-Like

Atas perbuatannya kedua pelaku yang ditangkap disangkakan Pasal 365 KUHP tentang pencurian dengan kekerasan. Sementara lima pelaku lain masih dalam pengejaran.

Banyak begal, PT CMNP Berikan Layanan Patroli Gratis Tol Ir Wiyoto Wiyono

Sementara itu PT CMNP, Tbk memberikan pelayanan patroli gratis tol Ir Wiyoto Wiyono, M.Sc, Tanjung Priok, Jakarta Utara.

Di mana di ruas tol Ir Wiyoto Wiyono, M.Sc itu sebelumnya terjadi aksi begal kepada pengemudi trailer.

Informasi itu diunggah melalui akun Twitter PT CMNP, @SenkomCMNP pada Sabtu (5/9/2020).

"Gunakan layanan patroli resmi jalan tol gratis," tulisnya.

 Nyaris Kena Tipu di Instagram, Kaesang Langsung Bikin Panik Pelakunya, Begini Kronologinya

 Menag Sebut Radikalisme-Anak Good Looking, Fadli Zon: Sebaiknya Menteri ini Diganti Saja Pak Jokowi

 

Untuk layanan patroli gratis itu, pengendara bisa menghubungi di nomor WhatsApp 021-  651 8350, akun Twitter @SenkomCMNP, dan Instagram Senkom_CMNP.

Sebelumnya, komplotan begal sopir truk di jalan tol ditangkap pihak kepolisian, Rabu (2/9/2020).

Diketahui, enam pelaku begal sopir truk di jalan tol ditangkap tersebut DS (27), MRS (25), SG (15), NP (43), SA (38), dan MJH (21).

 Mau Dijual untuk Biaya Kuliah Anak dan Hidup, Sapi Warga ini Ditembak Mati Polisi

 Pelaporan untuk Puan Maharani Ditolak Bareskrim, Persatuan Pemuda Mahasiswa Minang Langsung Menyerah

Terungkap, satu dari enam pelaku begal sopir truk di jalan tol yang ditangkap jajaran Polres Metro Jakarta Utara, masih di bawah umur.

Para komplotan begal sopir truk di jalan tol ini, kerap beraksi di Jalan Tol Ir Wiyoto Wiyono, Jakarta Utara, lokasi korban melintas.

 Begal Tewas Dikeroyok Massa, 2 Wanita Rekan Begal Pilih Lari ke Semak-semak, Begini Ceritanya

 HEBOH! Kisah Suami Begal Istri Sendiri, Berikut Penjelasan Lengkap Polisi

 Viral Preman Rampas Ponsel dan Kartu E-Toll Sopir Truk di Penjaringan, Empat Pelaku Ditangkap Polisi

Kasus begal di jalan tol tersebut dijelaskan Wakapolres Metro Jakarta Utara AKBP Aries Andhi.

Ia mengatakan penangkapan bermula dari adanya laporandisampaikan pengelola jalan tol terkait perampokan terhadap sopir truk.

Berdasarkan rekaman CCTV dari pengelola jalan tol, mereka sudah beraksi sebanyak dua kali beberapa hari terakhir.

Aksi pertama terjadi pada Minggu (30/8) dini hari sekira pukul 03.10 WIB.

"Kemudian dari kejadian pertama ini, kemudian terjadi lagi kejadian kedua pada hari Senin (31/8) sekira pukul 02.30 WIB," kata Aries, Rabu (2/9).

Aries menambahkan pada saat kejadian yang terakhir itu lah, anggota Patroli Jalan Raya (PJR) bersama petugas keamanan jalan tol sempat menangkap salah satu anggota kelompok itu.

Pelaku tersebut berinisial SG yang diketahui juga masih di bawah umur.

Polisi kemudian melakukan pengembangan untuk menangkap lima orang pelaku lainnya dalam waktu hampir bersamaan.

"Langsung dilakukan pengembangan akhirnya ditangkap lah kedelapan pelaku yang dua di antaranya masih merupakan DPO dari penyidik kita," jelas Aries.

Mereka beraksi dengan menggunakan mobil mikrolet dan mengincar sopir truk yang berhenti di bahu jalan tol karena mengalami kerusakan.

Setelahnya merampas barang berharga milik korban.

Adapun empat pelaku yakni DS, MRS, MJH, dan SG dijerat Pasal 365 KUHP tentang pencurian dengan kekerasan.

Dua pelaku lainnya, SA dan NP, dijerat Pasal 480 KUHP tentang penadahan.  (jhs)

Sumber: WartaKota
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved