Breaking News:

Berita Jakarta

Bikin Macet, Pengendara Jalan Keluhkan Bus AKAP Ngetem di Pondok Pinang

Bikin Macet, Pengendara Jalan Keluhkan Bus AKAP Ngetem di Pondok Pinang. Mereka Kerap Mangkal menunggu penumpang di pinggir jalan

Editor: Dwi Rizki
istimewa
Pangkalan liar bus Antar Kota Antar Propinsi (AKAP) di pinggir Jalan TB Simatupang, tepatnya simpang Fedex, Pondok Pinang, Kebayoran Lama, Jakarta Selatan 

WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA - Para pengguna jalan mengeluhkan keberadaan bus Antar Kota Antar Propinsi (AKAP) yang ngetem di pinggir Jalan TB Simatupang, tepatnya simpang Fedex, Pondok Pinang, Kebayoran Lama, Jakarta Selatan.

Bus AKAP yang parkir sembarangan di depan halte sebelum pintu masuk tol Pondok Indah tersebut, dinilai menyebabkan arus lalu lintas di sekitar lokasi menjadi macet.

“Walau sudah diklekson sama pengendara di belakangnya, mereka enggak peduli. Tetap saja ngetem sampai dapat penumpang. Makanya kalau ada bus ngetem, di sini pasti macet ,” kata Rozali, tukang ojek yang sehari-harinya mangkal di sekitar halte bus Pondok Pinang pada Senin (7/9/2020).

Pesta Seks Digelar Dua Kali di Aston Kuningan Suites, Pemprov DKI Jakarta Tidak Bergeming

Menurutnya, selain pengendara mobil, bus yang ngetem menunggu penumpang di pinggir jalan itu, kerap membuat pengendara motor emosi.

Khususnya bagi para pengendara kendaraan bermotor yang melintas di Jalan TB Simatupang, dari arah Kebayoran Lama menuju Cilandak, Jakarta Selatan.

Diduga Ada Temuan Kasus Positif Covid-19, Loket PTSP Wali Kota Jakarta Selatan Ditutup Sementara

“Karena kalau motor yang datang dari Kebayoran Lama menuju TB Simatupang itu biasanya kenceng, jadi terpaksa banting kanan. Makanya pengendara motor suka teriak kepada sopir bus AKAP-nya,” kata dia.

Kepala Suku Dinas Perhubungan Jakarta Selatan, Budi Setiawan, mengatakan, pihaknya akan segera menindaklanjuti keluhan pengguna jalan terkait bus AKAP yang ngetem di depan halte bus Pondok Indah.

Diduga Tidak Berizin, Hotel Aston Kuningan Suites Sulit Dipungut Pajak

Terlebih, bus yang dilaporkan karena ngetem di bawah rambu larangan berhenti.

“Akan segera kita tertibkan agar bus AKAP berhenti pada tempatnya,” kata Budi Setiawan.

Budi mengungkapkan, pihaknya sudah sering melakukan penertiban di lokasi parkir liar bus AKAP tersebut.

Karena itu, bus AKAP yang ngetem di bawah rambu larangan parkir tersebut dipastikan ketika tidak ada petugas yang berjaga.

“Kalau kita pergoki ngetem sembarangan lagi, kita pastikan bus-bus AKAP itu dikandangi,” kata Budi.

Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved