Breaking News:

Peremajaan Pasar Ciputat

Update Revitalisasi Pasar Ciputat: Kadisperindag Bakal Sulap Gedung Pasar Ciputat Model Masa Kini

Gedung Pasar Ciputat yang diremajakan itu nantinya akan memiliki tiga lantai. Peremajaan dimulai dengan merelokasi pedagang kios di Gedung A dan B.

Penulis: Rizki Amana | Editor: Hertanto Soebijoto
Warta Kota/Rizki Amana
Pedagang Gedung A Pasar Ciputat sedang membongkar material rukonya saat relokasi berlangsung. 

Menurutnya, relokasi yang disediakan Pemkot Tangsel diprediksi akan berimbas terhadap penghasilan para pedagang.

"Gimana ya kalau kita sudah dagang tenang di sini. Kalau dipindah, kita berarti mulai dari baru, cari pembelinya," katanya saat ditemui di Pasar Ciputat, Tangsel, Jumat (12/6/2020).

Namun, Johari berpendapat bila rencana itu baiknya dialihkan untuk membnahi kawasan para pedgang pelapak itu. 

Dengan memberikan beberapa fasilitas disekitar, ia menilai akan dapat menyelesaikan penataan pasar yang lebih baik dibanding merelokasi para pedagang.

"Ya dibenahi saja di sini enggak usah  direlokasi. Tapi apa kata pemerintah saja sih kita ikut saja mau gimana lagi," jellasnya. 

 Tak Ada Lagi CFD untuk Pejalan Kaki dan Jogging, Semua untuk Sepeda, Ini Daftar 32 Lokasi CFD Sepeda

Pernyataan lain turut disampaikan Dede Yusuf selaku pedagang daging yang terlah berjualan di Pasar Ciputat sejak 15 tahun lalu. 

Dede mengatakan dirinya hanya mengituki keputusan relokasi dari hasil musyawarah para pedagang pasar. 

Sebab, dirinya mengaku tak semlat mengikuti jalannya sosialisasibyang berlangsung dikarenakan sedang tidak berada dilokasi. 

"Kalau menguntungkan ya setuju saja kaya gitu. Kalau merugikan, kurang tahu juga ya," kata Dede dikesempatan yang sama.

 Virus Corona Jakarta, 28 Pasien Covid-19 Masih Dirawat di RSPI Sulianti Saroso

"Kalau itu saya tidak bisa memutuskan harusnya itu kepala pasar. Kepala pasar nanti musyawarah ke para pedagang. Kalau sama pedagang itu enggak bisa satu per satu enggak bisa gegabah masalah ini," tandasnya.

Komentar Pengamat

Niat dari Pemkot Tangsel itu turut mendapat tanggapan dari beberapa kalangan akademisi serta pengamat perencanaan wilayah dan kota, seperti Agus Susanto.

Agus mengatakan dukungan dirinya terhadap rencana Pemkot Tangsel yang akan mempercantik penataan kawasan Pasar Ciputat.

"Kalau revitalisasi Pasar Ciputat sih perlu, karena sudah tidak layak kelihatannya. Kalau aksesnya sih bagus, tapi dari segi tata ruangnya sudah tidak layak lagi," kata Agus kepada Wartakotalive.com saat dikonfirmasi, Tangsel, Sabtu (13/6/2020).

Kendati dukungan diberikannya, Agus menuturkan bila rencana peremejaan itu tidak hanya soal kepada pedagang lapak yang menduduki badan jalan protokol sekitar kawasan pasar.

 2 Polisi Gadungan Kelabui Sepasang Remaja di Gelora Senayan Diamankan di Polsek Tanah Abang

Namun, Pemkot Tangsel juga mesti meremajakan seluruh kawasan yang terdapat di area Pasar Ciputat tak terkecuali Plaza Ciputat.

Sebab, peremajaan tidak dapat dilakukan hanya pada sebagian wilayah melainkan keseluruhan wilayah yang terintegrasi dengannya.

"Kalau hanya pedagang pingir jalan dirapihkan bukan revitalisasi namanya, harus keseluruhan kalau mau revitalisasi, satu kawasan itu. Yang di pinggir-pinggir jalan itu kan bisa dimanfaatkan untuk taman, bukan seperti sekarang ini," jelas Agus.

"Ditambah tidak satu kawasan enggak ada tempat parkirnya, tapi ada pedagangnya. Sekrang Pasar Ciputat dimana tempat parkirnya, enggak ada kan kecuali di Plaza Ciputat," sambungnya.

Diktehaui, Pemkot Tangsel menargetkan rencana revitalisasi Pasar Ciputat berjalan pada tahun 2020 ini.

Langkah pertama yang bakal dilakukan Pemkot Tangsel yakni merelokasi pedagang lapak yang membuka lapaknya di sekitar jalan protokol kawasan Pasar Ciputat.

Adapun Disperindag Kota Tangsel menargetkan relokasi para pedagang lapak bakal dilakukan pada pertengahan Juni 2020 ini dengan secara bertahap.  (m23)

Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved