Rabu, 17 Juni 2026

Berita Bogor

Bantu Pedagang UMKM Hadapi Pandemi, Dinas Koperasi dan UKM Kabupaten Bogor Gelar Bazar

Dinas Koperasi dan UKM Kabupaten Bogor menggelar bazar produk UMKM pada 31 Agustus hingga 2 September 2020.

Tayang:
Penulis: Hironimus Rama |
Warta Kota/Hironimus Rama
Pengunjung sedang melihat produk di salah satu stan peserta Bazar UMKM di halaman Dinas Koperasi dan UKM Kabupaten Bogor di Cibinong, Jawa Barat, Senin (31/8/2020). 

Selain bazar, Forum UMKM dan Dinkop UKM Kabupaten Bogor juga sedang mendata pelaku UMKM yang terdampak pandemi agar mendapat bantuan tunai dari pemerintah.

Pantauan Wartakotalive.com, bazar ini diikuti pedagang UMKM dengan beragam  produk seperti kuliner, fesyen dan kerajinan tangan. Ada masker, baju, sepatu, tas hingga makanan dan minuman.

Omzet Turun Selama Pandemi Covid-19, Pelaku UMKM di Kabupaten Bogor Beralih ke Penjualan Daring

Pandemi Covid-19 memukul sektor usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM) di Tanah Air, termasuk di Kabupaten Bogor.

Para pedagang UMKM di Kabupaten Bogor mengaku omzet mereka turun drastis sejak adanya pembatasan sosial berskala besar (PSBB) selama masa pandemi Covid-19.

Amy, pedagang Pempek Palembang Nabila R.R, dari Sukaraja, mengaku omzet penjualannya turun hingga 50 persen selama pandemi Covid-19 ini.

Amy, pedagang Pempek Palembang Nabila RR, menunjukkan produk andalannya dalam bazar UMKM di Dinkop UKM Kabupaten Bogor, Cibinong, Jawa Barat, Senin (31/8/2020).
Amy, pedagang Pempek Palembang Nabila RR, menunjukkan produk andalannya dalam bazar UMKM di Dinkop UKM Kabupaten Bogor, Cibinong, Jawa Barat, Senin (31/8/2020). (Warta Kota/Hironimus Rama)

"Sebelum pandemi bisa dapat Rp 1 juta sehari. Sekarang turun jauh," ujar Ami kepada Wartakotalive.com di halaman Dinkop UKM Kabupaten Bogor, Cibinong, Senin (31/8/2020).

Untuk bertahan dalam masa sulit ini, berbagai inovasi telah dilakukan Amy.

Satu diantaranya dengam merambah ke penjualan daring.

"Saya membuka pemesanan melalui Grab Food. Namun belum terlalu signifikan kenaikan penjualan. Mungkin karena banyak saingan," ujarnya.

Selain penjualan online, Amy terpaksa menutup 5 dari 7 outletnya, sehingga saat ini hanya tersisa 2 outlet yang betada di Air Mancur Bogor dan Lapangan Cilebut.

Penutupan outlet ini membuat dia harus merumahkan 5 orang dari total 10 karyawannya karena beban operasional yang tinggi.

"Kalau dipaksakan nanti tidak ada pemasukan untuk kita, hanya cukup bayar gaji karyawan," jelas Amy, yang memiliki produk andalan empek-empek krispy.

Produk empek-empek krispy ini diklaim sebagai produk asli buatannya karena belum ada di Palembang sebagai tempat asal pempek.

Untuk lebih memperkenalkan produknya ini, Amy mengikuti Bazar UMKM yang digelar Dinkop UKM Kabupaten Bogor bersama Forum UMKM Kabupaten Bogor pada 31 Agustus hingga 2 September 2020 di halaman Dinkop UKM Kabupaten Bogor, Cibinong Jawa Barat.

Sumber: WartaKota
Halaman 2/3
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

Update Jadwal & Skor
Grup I - Matchday 1
Rabu, 17 Juni 2026 | 02:00 WIB
France
Prancis
3 - 1
Senegal
Senegal
Grup I - Matchday 1
Rabu, 17 Juni 2026 | 05:00 WIB
Iraq
Irak
Live
Norway
Norwegia
Grup J - Matchday 1
Rabu, 17 Juni 2026 | 08:00 WIB
Argentina
Argentina
VS
Algeria
Aljazair
Grup J - Matchday 1
Rabu, 17 Juni 2026 | 11:00 WIB
Austria
Austria
VS
Jordan
Yordania
Lihat Selengkapnya
Semua Jadwal Laga
Memuat video…
© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved