Jumat, 17 April 2026

Virus Corona

Update Kasus Harian Covid-19 di Jakarta, Tembus 1.000 Lebih Usai Libur Panjang

Dalam sehari, kasus baru bertambah 1.114 orang, dan angka ini diklaim tertinggi sejak virus corona ditemukan di Ibu Kota pada awal Maret 2020 silam.

Penulis: Fitriyandi Al Fajri | Editor: Murtopo
Twitter@BNPB_Indonesia
Kasus Covid-19 di Indonesia per 30 Agustus 2020. 

Hingga Minggu (30/8/2020), kata dia, total keseluruhan kasus Covid-19 di Jakarta mencapai 39.280 orang.

Sebanyak 7.960 merupakan kasus positif yang aktif, sehingga mereka ada yang menjalani perawatan atau isolasi mandiri.

Kemudian yang meninggal dunia ada 1.186 orang dan yang sembuh ada 30.134 orang atau setara 76,7 persen.

Berdasarkan data yang dia punya, pada tanggal 29 Agustus 2020 telah dilakukan tes sebanyak 5.941 spesimen.

Dari jumlah tes tersebut, sebanyak 4.872 orang dites PCR untuk mendiagnosis kasus baru.

Dampak Pandemi Covid-19 Angka Kasus Perceraian Meningkat, Dilatarbelakangi Masalah Ekonomi

Sementara dalam sepekan, pemerintah telah melakukan pengetesan PCR mencapai 51.148 orang atau setara dengan 4.804 per 1 juta penduduk.

Pengetesan ini lebih besar empat kali lipat dari yang ditetapkan Organisasi Kesehatan Dunia atau World Health Organization (WHO).

Sedangkan, untuk persentase kasus positif sepekan terakhir sebesar 9,7 persen dan persentase kasus positif secara total sebesar 6,3 persen.

Dwi menegaskan, Pemprov DKI Jakarta berkomitmen untuk terus menggencarkan tes PCR dan meningkatkan kapasitas tes PCR.

Upaya ini dilakukan untuk menemukan kasus baru secara cepat, agar dapat segera melakukan tindakan isolasi / perawatan secara tepat. Harapannya, memperkecil potensi penularan Covid-19.

DKI Jakarta Siapkan Aplikasi untuk Lacak Perjalanan Orang Terpapar Virus Corona

“Kami di Pemprov DKI Jakarta akan terus mengejar testing, tracing, dan treatment (3T) dalam penanganan wabah ini. Tapi, masyarakat juga perlu memahami bahwa untuk benar-benar menuntaskan ini memang butuh sama-sama menahan diri,” ungkapnya.

Pada perpanjangan kembali PSBB Transisi Fase 1 ini, Pemprov DKI Jakarta menyarankan, masyarakat yang ingin memasuki wilayah Jakarta untuk melakukan pemeriksaan mandiri Covid-19 melalui JakCLM di aplikasi JAKI.

Melalui JakCLM, masyarakat dapat mengetahui risiko Covid-19 serta mendapatkan berbagai rekomendasi kesehatan sesuai dengan risiko yang dimiliki.

Kontribusi masyarakat dalam pengisian JakCLM dapat membantu Pemprov DKI Jakarta untuk melakukan pencegahaan penyebaran kasus Covid-19 di Jakarta.

Selain itu, Pemprov DKI Jakarta memperketat kegiatan-kegiatan yang berpotensi mendatangkan kerumunan di ruang publik.

Sumber: WartaKota
Halaman 2/3
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved