Kolom Trias Kuncahyono
Cerita Guru: Suara Katak di Suatu Pagi
Di sekolah dulu diajarkan musim hujan berlangsung dari Oktober hingga Maret, sedangkan musim kemarau dari Maret hingga Oktober.
WARTAKOTALIVE.COM - Ketika kami berangkat tidur, hujan turun. Ketika kami sudah duduk di pendopo menunggu Guru, pada waktu subuh, hujan masih turun meski tidak deras. Hujan, memang suka-suka.
Kalau mau turun dari langit, ya turun saja. Tetapi, kalau lagi malas turun, hujan akan membiarkan Matahari memanggang Bumi sampai manusia berdoa mohon hujan.
Orang mengatakan, sekarang ini hujan semakin semaunya sendiri.
Video: Viral Video CCTV Perusakan Mapolsek Ciracas
Di saat bulan-bulan menurut perhitungan sudah memasuki musim penghujan, hujan tidak datang.
Tetapi, ketika sudah memasuki musim panas, hujan masih sering datang.
Di sekolah dulu diajarkan musim hujan berlangsung dari Oktober hingga Maret, sedangkan musim kemarau dari Maret hingga Oktober.
• Megawati: Kalau Saya Dengar Ada Kader yang Melakukan Kekerasan pada Perempuan, Saya Pecat
• DPP PKS Resmi Berikan SK sebagai Partai Pengusung Idris-Imam di Pilkada Depok 2020
Meski kata buku sedang musim kemarau, kadang hujan tetap turun dengan lebatnya.
Atau sebaliknya, sedang musim penghujan tapi cuaca di beberapa wilayah malah panas dan terik.
Menurut Guru, semua itu akibat pemanasan global atau global warming, adalah suatu bentuk ketidakseimbangan ekosistem di bumi akibat terjadinya proses peningkatan suhu rata-rata atmosfer, laut, dan daratan di bumi.
Pemanasan global diperkirakan telah menyebabkan perubahan-perubahan sistem terhadap ekosistem di bumi, antara lain; perubahan iklim yang ekstrim, mencairnya es sehingga permukaan air laut naik, serta perubahan jumlah dan pola presipitasi.
Guru sudah duduk di atas batu hitam pipih, ketika pikiranku masih bergulat dengan hujan dan global warming.
Kalian semua mendengar suara katak itu? Kata Guru mengawali pertemuan pagi subuh itu.
Mendengar pertanyaan Guru, kami semua mengangguk.
• Komunitas Pesepeda Brompton Tolak Usulan Anies Road Bike Masuk Jalan Tol Dalam Kota
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/wartakota/foto/bank/originals/trias-001-2908.jpg)