Selasa, 5 Mei 2026

Virus Corona

Camat Cibitung Intruksikan Seluruh Perangkat Desa Bagikan Masker Gratis

Camat Cibitung Intruksikan Seluruh Perangkat Desa Bagikan Masker Gratis dan Ingatkan Protokol Kesehatan. Simak selengkapnya dalam berita ini.

Tayang:
Penulis: Muhammad Azzam |
Warta Kota/Andika Panduwinata
Polrestro Tangerang mulai gencar menggaungkan kampanye pencegahan Covid-19, di antaranya pembagian masker gratis mengenakan busana adat daerah, Selasa (18/8/2020). 

WARTAKOTALIVE.COM, BEKASI - Mencegah penyebaran corona atau Covid-19, Camat Cibitung Joko Dwijatmoko mengintruksikan seluruh perangkat desa membagikan masker gratis ke warga.

"Saya intruksikan secara serentak melalukan pemberian masker gratis ke warga," kata Joko, pada Kamis (20/8/2020).

Joko mengungkapkan pihaknya terus gencar melakukan sosialisasi dan mengingatkan warganya terkait protokol kesehatan.

Secara berkala, Kecamatan Cibitung juga membagikan masker gratis ke masyarakat seperti di area Pasar Cibitung, permukiman warga maupun jalan.

Lalin Arah Cikampek Kamis, 20 Agustus Lancar, Jasa Marga Hentikan Contraflow Tol Jakarta-Cikampek

"Seluruh perangkat desa juga sudah saya intruksikan agar ingatkan warga soal protokol kesehatan, juga itu bagikan masker," terang dia.

Diketahui, jajaran aparatur Kecamatan Cibitung, Kabupaten Bekasi melakukan swab test PCR, pada Rabu (19/8/2020).

Ada puluhan aparatur lingkungan Kecamatan Cibitung yang dilakukan swab test.

Camat Cibitung Joko Dwijatmoko mengatakan bahwa pengecekan ini dilakukan agar mengetahui kondisi kesehatannya beserta jajarannya.

"Kegiatan ini kita ingin aparatur maupun pegawai di Kecamatan Cibitung sehat selalu, walaupun tidak ada gejala apa-apa kita lakukan protec saja antisipasi," kata Joko.

Joko menerangkan swab test PCR kali ini dilakukan secara massal. Seluruh jajaran Kecamatan dilakukan tes guna memastikam kondisi kesehatannya, termasuk diri.

Curhatan PSK Apartemen Tangerang: Mulai dari Tarif Hingga Biayai Ibunya yang Sakit

Kegiatan tes massal ini baru pertama kali dilakukan di kecamatannya, sebelum para apratur atau pegawai melakukan tes secara pribadi, baik itu rapid test maupun swab test.

"Alhamdulillah sejauh ini, tidak ada aparatur kecamatan yang terpapar. Mudah-mudahan saja hasilnya baik, kalau satu dua ada negatif, nanti di isolasi dan dilakukan perawatan tapi semoga tidak ada," beber dia.

Joko mengungkapkan selama pandemi corona, kecamatan menerapkan protokol kesehatan secara ketat.

Warga yang hendak mengurus pelayanan wajib memakai makser, cuci tangan serta cek suhu tubuh.

"Di area pelayanan juga kita terapkan jaga jarak, warga yang tidak patuh kita tegur dan tidak bisa lakukan pelayanan sampai jalan protokol," tutur dia.

Halaman 1/2
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved