Wamenhan Bilang Bela Negara Bukan Pendidikan Militer, tapi Mirip
Wakil Menteri Pertahanan Sakti Wahyu Trenggono mengklarifikasi usulan pendidikan bela negara untuk mahasiswa.
Khususnya, melalui perkembangan teknologi informasi yang semakin pesat.
Ia mencontohkan bagaimana saat ini budaya pop antara lain musik dan sebagainya dari Korea Selatan (K-Pop), bisa mempengaruhi sebagian besar dunia.
"Nah tinggal kita, apa akan bisa menjadi negara yang mampu mempengaruhi pihak lain atau kita yang terpengaruh," tutur Trenggono.
• Harun Masiku Sudah 7 Bulan Buron, KPK Masih Optimis Bisa Menangkap
Terkait bela negara, kata Trenggono, sebetulnya tidak hanya untuk mahasiswa, namun juga untuk semua milenial bangsa.
Bahkan menurutnya setiap penduduk Indonesia yang dewasa juga harus punya jiwa bela negara.
"Mereka tinggal di sini, besar di sini, dan mereka juga harus berbuat sesuatu, bahwa ada kedaulatan bangsa ini harus dijaga semua pihak, termasuk milenial itu," beber Trenggono.
• INI Lima Kandidat Vaksin Covid-19 yang Diracik Indonesia, Bikin Sendiri dan Kerja Sama Negara Lain
Sebelumnya diberitakan, Kementerian Pertahanan tengah menjajaki kerja sama dengan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, agar para mahaswa bisa ikut Program Bela Negara.
Wakil Menteri Pertahanan Sakti Wahyu Trenggono mengatakan, rencananya mahasiswa bisa ikut pendidikan militer selama satu semester.
Nantinya, kata Trenggono, hasil dari pendidikan tersebut akan dimasukkan ke dalam Satuan Kredit Semester (SKS).
• Subsidi Gaji Rp 600 per Bulan Cair pada 25 Agustus 2020, Bakal Diserahkan Langsung oleh Jokowi
Trenggono mengatakan, rencananya program tersebut ditujukan agar Indonesia memiliki generasi milenial yang tidak hanya kreatif dan inovatif, melainkan juga cinta bangsa dan negara dalam kehidupannya sehari-hari.
"Nanti, dalam satu semester mereka bisa ikut pendidikan militer, nilainya dimasukkan ke dalam SKS yang diambil."
"Ini salah satu yang sedang kita diskusikan dengan Kemendikbud untuk dijalankan."
• LIVE STREAMING Upacara HUT ke-75 RI di Istana: Wakil Aceh Dipilih Jadi Pembawa Sang Merah Putih
"Semua ini agar kita memiliki milenial yang tidak hanya kreatif dan inovatif."
"Tetapi cinta bangsa dan negara dalam kehidupan sehari-harinya," kata Trenggono dalam keterangan tertulis, Minggu (16/8/2020).
Ia mengatakan, Kemhan melalui Program Bela Negara akan terus menyadarkan masyarakat, terutama para milenial, untuk bangga sebagai orang Indonesia.
• Erick Thohir: Kebijakan Bapak Presiden Tangani Covid-19 Sudah Tepat, Enggak Usah Berdebat Lagi
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/wartakota/foto/bank/originals/wakil-menteri-pertahanan-sakti-wahyu-trenggono.jpg)