Berita Tangerang
Target Universitas Muhammadiyah Tangerang Jaring Mahasiswa Baru saat Pandemi Virus Corona
Pendaftaran mahasiswa baru masih dibuka di Universitas Muhammadiyah Tangerang (UMT). Hingga saat ini sudah ada 1.200 orang yang mendaftar.
WARTAKOTALIVE.COM, TANGERANG - Pendaftaran mahasiswa baru masih dibuka di Universitas Muhammadiyah Tangerang (UMT).
Saat ini, jumlah pendaftar calon mahasiswa baru mencapai ribuan orang.
"Sudah banyak yang daftar sekitar 1.200 mahasiswa baru," ujar Rektor UMT Ahmad Amarullah kepada Wartakotalive.com, di Cikokol, Tangerang, Selasa (18/8/2020).
Dia menjelaskan, proses pendaftaran calon mahasiswa baru melalui sistem online atau daring dan pendaftaran akan ditutup pada akhir Agustus 2020.
Pendaftaran secara online dilakukan agar tidak terjadinya kerumunan untuk mencegah penyebaran virus corona.
• VIDEO: Orangtua Mahasiswa Kena PHK Karena Pandemi, UMT Bolehkan Bayar Kuliah Sesukanya
• BREAKING NEWS: Korban PHK Bisa Bayar Kuliah Secara Suka-suka di Universitas Muhamadiyah Tangerang
"(Pendaftaran) Bisa langsung di website kami. Setelah isi formulir pembayaran bisa malalui minimarket terdekat," ucapnya.
Menurut Amarullah, jurusan ekonomi paling banyak peminat.
"September sudah mulai perkuliahan tahun ajaran baru. Target kita sebenarnya 3.000 mahasiswa baru, tapi karena kondisi pandemi yang daftar sekitar 1.200 orang," kata Amarullah.
Seperti diberitakan sebelumnya, Universitas Muhammadiyah Tangerang (UMT) membuat kebijakan baru terkait pembayaran uang kuliah mahasiswanya.
Sistem pembayaran uang kuliah itu dikaitkan dengan kondisi pandemi virus corona.
• Tak Setuju Pendidikan Militer untuk Mahasiswa, Dede Yusuf: Di Pramuka Sudah Diajarkan Bela Negara
• VIRAL! Mahasiswa Bayar Biaya Kuliah Pakai Uang Receh Ditolak Bank, Berikut Kisahnya
Rektor UMT Ahmad Amarullah mengatakan, UMT memberikan kompensasi kepada para mahasiswa yang terdampak virus corona ini.
"Kami berikan dispensasi. Bisa bayar sesuka-suka bagi mereka yang terkena PHK (pemutusan hubungan kerja)," ujar Amarullah, di UMT, Cikokol, Selasa (18/8/2020).
Menurutnya, kebijakan tersebut untuk mengurangi beban orang tua mahasiswa yang terdampak virus corona.
Bahkan ada sebagian mahasiswanya juga yang sambil kerja tetapi terkena dampai virus tersebut.
"Kami juga memberikan bantuan dari BLH pihak kampus. Ditanyakan juga kenapa mahasiwa kami terkena PHK," ucapnya.
• Kisah Mahasiswa UIN dari Keluarga Miskin, Bayar Uang Kuliah Pakai Uang Logam Hasil Celengan Keluarga
• Universitas Indonesia Terima 1.678 Mahasiswa Baru dari Jalur UTBK-SBMPTN 2020
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/wartakota/foto/bank/originals/ahmad-amarullah-rektor-umt2188.jpg)