Liga Champions
PSG vs Leipzig: Pernah Jadi Murid Thomas Tuchel, Julian Nagelsmann Tak Punya Perasaan Sentimentil
Julian Nagelsmann berambisi mengalahkan Paris Saint Germain yang diasuh mantan pelatihnya Thomas Tuchel. Nagelsmann ingin membawa timnya ke final
Penulis: Rusna Djanur Buana | Editor: Rusna Djanur Buana
Terlebih PSG mendapat darah segar setelah Kylian Mbappe pulih dari cedera dan Angel Di Maria telah selesai menjalani hukuman laga.
Statistik menunjukkan Nagelsmann tiga kali bertemu dengan Tuchel di laga kompetitif.
Hasilnya Nageslmann kalah dua kali dan sekali imbang.
Sementara itu gelandang PSG Ander Herrera mengingatkan bahwa PSG bukan hanya Neymar, Di Maria, dan Mbappe.
Mereka masih memiliki Pablo Sarabia yang andal dalam membuat gol dan menciptakan asis.
• Jelang Duel Leipzig vs Paris Saint-Germain, Ujian Mental Pemain Muda Leipzig
"Leipzig menunjukkan mereka adalah tim bagus, tapi beberapa pemain PSG telah kembali dan saya yakin kami menembus final," kata Herrera.
Bek PSG Marquinhos mengingatkan timnya. Menurutnya Laipzig akan mengandalan kecepatan pemain yang rata-rata masih muda.
PSG harus belajar dari kekalahan Atletico Madrid.
"Mereka punya banyak pemain muda yang tidak kenal rasa takut. Kami harus bermain di level tertinggi dan di laga seperti ini, status tim elit tidak punya arti apapun," ujarnya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/wartakota/foto/bank/originals/julian-nagelsmann.jpg)