Rabu, 3 Juni 2026

Virus Corona Jakarta

Dirut Perumda Pasar Jaya Arief Nasrudin Dikabarkan Terpapar Covid-19

Kabar itu diamini oleh Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria di Balai Kota DKI pada Selasa (18/8/2020).

Tayang:
Penulis: Fitriyandi Al Fajri | Editor: Feryanto Hadi
Warta Kota/Rangga Baskoro
Dirut Pasar Jaya Arief Nasrudin 

WARTAKOTALIVE.COM, GAMBIR - Direktur Utama Perumda Pasar Jaya Arief Nasrudin dikabarkan terinfeksi Covid-19.

Kabar itu diamini oleh Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria di Balai Kota DKI pada Selasa (18/8/2020).

“Ya informasinya begitu, nanti saya cek lagi kepastiannya,” kata pria yang akrab disapa Ariza ini.

Ariza mengaku, belum mengetahui secara rinci kondisi anak buahnya itu.

Kasus Positif Corona Alami Lonjakan, Kota Bekasi Bakal Terapkan Kembali Karantina Wilayah

Meski Jadi Tulang Punggung Keluarga, Pengajuan Penangguhan Penahanan Jerinx SID Ditolak Polisi

Namun dia berpesan kepada masyarakat untuk mematuhi protokol pencegahan Covid-19 yakni 3M.

Di antaranya memakai masker, menjaga jarak 1-2 meter dan mencuci tangan sesering mungkin.

Sementara pemerintah daerah, kata dia, menggiatkan upaya 3T yaitu testing, tracing (melacak) dan treatment (pengobatan). Upaya ini dilakukan untuk mengendalikan wabah Covid-19 di Ibu Kota.

“Prinsipnya semua (masyarakat harus) melaksanakan 3M,” ujarnya.

Sudah Dapat Restu Maia Estianty, Ternyata Karena Ini Amanda Caesa Belum Jadian dengan Dul Jaelani

Ketua Projo Sumsel Ditangkap terkait Kasus Pemerasan, DPP Projo Sebut Anggotanya Dijebak

Dalam kesempatan itu, Ariza juga enggan menjelaskan proyeksi ekonomi DKI Jakarta dari pertengahan tahun hingga akhir 2020.

Soalnya Pemprov DKI Jakarta masih membahas persoalan itu dengan stakeholder yang lain.

“Ditunggu beberapa hari ini hasilnya karena mau dirapatkan,” jelasnya.

Update kasus vovid-19 nasional

Jumlah pasien Covid-19 di DKI Jakarta tembus 30.465 orang pada Selasa (18/8/2020), setelah dapat tambahan 513 pasien baru.

Ini adalah jumlah kasus positif terbanyak dari 34 provinsi di Indonesia, disusul Jawa Timur (28.551), Jawa Tengah (11.793), dan Sulawesi Selatan (11.187).

Sedangkan provinsi di bawahnya punya pasien positif Covid-19 di bawah 10 ribu.

 UPDATE Kasus Covid-19 Indonesia 18 Agustus 2020: 143.043 Pasien Positif, 96.306 Orang Sembuh

Sementara, sebanyak 20.505 pasien Covid-19 di Jakarta sudah sembuh, dan 1.014 pasien meninggal.

Jumlah pasien Virus Corona (Covid-19) di Indonesia bertambah 1.673 orang, per Selasa (18/8/2020).

Sehingga, hari ini total ada 143.043 kasus positif. Hal itu seperti dikutip Wartakotalive dari laman covid19.go.id.

 Beroperasi Normal, Samsat Jakarta Timur Bantah Tutup Kantor Akibat Covid-19

Sementara, jumlah pasien sembuh bertambah 1.848 orang, sehingga total pasien sembuh ada 96.306 orang.

Sedangkan pasien yang meninggal bertambah 70 orang, sehingga total ada 6.277 pasien Covid-19 yang meninggal.

Berikut ini sebaran kasus Covid-19 di Indonesia per 18 Agustus 2020, dikutip Wartakotalive dari laman covid19.go.id:

DKI JAKARTA

Jumlah Kasus: 30.465 (21.1%)

JAWA TIMUR

Jumlah Kasus: 28.551 (20.0%)

JAWA TENGAH

Jumlah Kasus: 11.793 (8.3%)

SULAWESI SELATAN

Jumlah Kasus: 11.187 (7.9%)

JAWA BARAT

Jumlah Kasus: 8.685 (6.2%)

KALIMANTAN SELATAN

Jumlah Kasus: 7.281 (5.1%)

SUMATERA UTARA

Jumlah Kasus: 5.820 (4.1%)

BALI

Jumlah Kasus: 4.158 (2.9%)

SUMATERA SELATAN

Jumlah Kasus: 3.919 (2.8%)

PAPUA

Jumlah Kasus: 3.432 (2.5%)

SULAWESI UTARA

Jumlah Kasus: 3.315 (2.4%)

KALIMANTAN TIMUR

Jumlah Kasus: 2.578 (1.7%)

NUSA TENGGARA BARAT

Jumlah Kasus: 2.481 (1.7%)

BANTEN

Jumlah Kasus: 2.364 (1.6%)

KALIMANTAN TENGAH

Jumlah Kasus: 2.258 (1.6%)

GORONTALO

Jumlah Kasus: 1.821 (1.2%)

MALUKU UTARA

Jumlah Kasus: 1.746 (1.2%)

MALUKU

Jumlah Kasus: 1.530 (1.1%)

SUMATERA BARAT

Jumlah Kasus: 1.413 (1.0%)

SULAWESI TENGGARA

Jumlah Kasus: 1.217 (0.9%)

ACEH

Jumlah Kasus: 1.069 (0.6%)

DAERAH ISTIMEWA YOGYAKARTA

Jumlah Kasus: 1.059 (0.7%)

RIAU

Jumlah Kasus: 1.039 (0.7%)

KEPULAUAN RIAU

Jumlah Kasus: 664 (0.5%)

PAPUA BARAT

Jumlah Kasus: 620 (0.4%)

KALIMANTAN BARAT

Jumlah Kasus: 452 (0.3%)

LAMPUNG

Jumlah Kasus: 343 (0.2%)

KALIMANTAN UTARA

Jumlah Kasus: 329 (0.2%)

SULAWESI BARAT

Jumlah Kasus: 320 (0.2%)

BENGKULU

Jumlah Kasus: 280 (0.2%)

JAMBI

Jumlah Kasus: 245 (0.2%)

SULAWESI TENGAH

Jumlah Kasus: 228 (0.2%)

KEPULAUAN BANGKA BELITUNG

Jumlah Kasus: 216 (0.2%)

NUSA TENGGARA TIMUR

Jumlah Kasus: 165 (0.1%). (CC)

Sumber: WartaKota
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved