Berita Jakarta
Ada Pedagang Positif Corona, Pujasera Blok S Jakarta Selatan Ditutup Sementara
Penutupan tersebut dilakukan untuk memutus mata rantai penyebaran Covid-19 di Pujasera Blok S.
WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA-- Kecamatan Kebayoran Baru bersama Suku DinasPerindustrian, Perdagangan, Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (PPKUKM) melakukan penutupan Pusat Jajanan Serba Ada (Pujasera) Blok S, Rawa Barat, Jakarta Selatan selama tiga hari terhitung mulai 13 Agustus hingga 15 Agustus 2020.
Camat Kebayoran Baru Tommy Fudhihartono mengatakan, keputusan penutupan tersebut setelah diketahui hasil Tes SWAB yang dilakukan kepada pedagang pada tanggal (29/7), ditemukan kasus positif Covid-19 pada 4 (empat) orang pedagang di Pujasera Blok S, Kelurahan Rawa Barat.
Keputusan tersebut juga, sambung Tommy, dilakukan rembuk dengan melibatkan Sudin PPKUKM, Lurah, Pengurus RT/RW, perwakilan pedagang, dan pengurus wilayah lainnya, seperti Lembaga Musyawarah Kelurahan (LMK) dan Forum Kewaspadaan Dini Masyarakat (FKDM).
"Pedagang yang positif Covid-19 saat ini sudah menjalani perawatan di RS Duren Sawit, Jakarta Timur dan 1 (satu) orang diantaranya sudah dipulangkan karena berdasarkan hasil Tes SWAB terakhir dinyatakan negatif," ujarnya.
• Sempat Bantah dan Sebut Hoaks, Kini Pasar Jaya Akui Ada Pedagang di Pasar Mayestik Terpapar Corona
• Wagub Ariza Ingatkan Ferdinand yang Serang Anies dengan Sebarkan Foto Jakarta Zona Hitam Corona
Dijelaskan Tommy, hal tersebut dilakukan sesuai dengan Peraturan Gubernur Provinsi DKI Jakarta No. 51 Tahun 2020 tentang Pelaksanaan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) pada Masa Transisi Menuju Masyarakat Sehat, Aman dan Produktif.
Camat melanjutkan, penutupan tersebut dilakukan untuk memutus mata rantai penyebaran Covid-19 di Pujasera Blok S.
Tommy juga mengucapkan terima kaish kepada petugas medis yang terus berjuang mengantisipasi penyebaran virus COVID-19 dengan dilakukannya test Swab terhadap warga maupun pelaku usaha di wilayahnya.
"Semakin sering dilakukan Test SWAB maka akan semakin baik dampaknya bagi warga sekitar untuk mencegah penularan yang lebih luas,’” ujarnya.
• Kasus Virus Corona Indonesia Melonjak, Jumlah Pasien RS Rujukan Covid-19 Jakarta Naik 10 Persen
• Ananda Putri Cikalya Diarak Keliling Kampung saat Terpilih sebagai Personel Trio Macan
Sementara, Kepala Seksi KUKM, Sudin PPKUKM Kota Administrasi Jakarta Selatan Andriyantono menuturkan, setelah dilakukan penutupan, pihaknya juga mengajak semua pedagang untuk melakukan kerja bakti massal pedagang pada tanggal 16 Agustus 2020 dengan menerapkan protokol kesehatan dan 3M yakni Memakai Masker, Mencuci Tangan, Menjaga Jarak untuk membersihkan area sekitar berdagang.
"Hal tersebut dilakukan sebelum para pedagang berjualan kembali pada Senin, 17 Agustus 2020," ujarnya.
Senada Andri, Lurah Rawa Barat Dedi Rohedi juga meminta agar pedagang disiplin dan mengikuti semua keputusan yang sudah diambil dalam forum Rapat Koordinasi Covid-19 di Kelurahan Rawa Barat, Rabu (12/8).
• VIDEO: RS Siloam Kebon Jeruk Gelar Tes Serelogy untuk Tenaga Medis Demi Tekan Penyebaran Covid 19
• Begini Penanganan Super Ketat Limbah Medis untuk Cegah Penularan Covid-19
Bahkan, lanjut Lurah, semua pedagang non JS yang berada di sekitar area Pujasera Blok S harus mengikuti keputusan tersebut dan tidak berdagang selama tiga hari.
"Selama masa penutupan, pihak Kelurahan berkerjasama dengan PMI akan melakukan penyemprotan disinfektan di semua Loksem dan area sekitar Pujasera Bloks S," pungkas Dedi
Jumlah Pasien RS Rujukan Covid-19 Jakarta Naik 10 Persen
Kasus virus corona atau Covid-19 di Indonesia melonjak drastis, Rabu (12/8/2020).
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/wartakota/foto/bank/originals/pedagang-pujasera-blok-s-positif-corona.jpg)