Kamis, 7 Mei 2026

Virus Corona Jabodetabek

Pandemi Covid-19 Buat Lulusan Baru Cari Kerja Semakin Ketat, Ini Daftar Peluang Lowongan Kerja

Berdasarkan data Kementerian Ketenagakerjaan (Kemenaker) per 27 Mei 2020, sebanyak 3.066.567 pekerja terdampak Covid-19 kena PHK maupun dirumahkan.

Tayang:
Penulis: Dodi Hasanuddin | Editor: Dodi Hasanuddin
Wartakotalive.com/Dodi Hasanuddin
Legislator dari Fraksi PKS, Anis Byarwati 

WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA - Pandemi Covid-19 menimbulkan goncangan ekonomi yang mengarah pada resesi global.

Berbagai kebijakan yang dilakukan untuk menekan penyebaran Covid-19, seperti penutupan sekolah dan beberapa kegiatan bisnis, pembatasan sosial berskala besar,  hingga lockdown mengakibatkan penurunan tingkat konsumsi dan investasi.

Hal tersebut disampaikan legislator dari Fraksi PKS, Anis Byarwati dalam seminar virtual yang diadakan oleh Universitas YARSI dan FOSSEI.

Anis mengatakan, pandemi Covid-19 berimbas pada nasib jutaan pekerja yang dirumahkan dan kena PHK.

Berdasarkan data Kementerian Ketenagakerjaan (Kemenaker) per 27 Mei 2020, sebanyak 3.066.567 pekerja terdampak Covid-19 kena PHK maupun dirumahkan.

Sedangkan menurut catatan Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia, hingga Juli 2020 ada lebih dari 6,4 juta pekerja yang terkena PHK atau pun dirumahkan.

Sementara itu, data dari Badan Pusat Statistik (BPS), sebelum pandemi, tepatnya pada Februari 2020 penduduk bekerja menurut lapangan pekerjaan masih didominasi tiga lapangan kerja, yakni pertanian sebesar 29,04%, perdanganan sebesar 18,63%, dan industri pengolahan sebesar 14,09%.

Lapangan pekerjaan yang mengalami peningkatan persentase, jika dibandingkan dengan Februari 2019, yakni jasa pendidikan meningkat 0,24%, konstruksi meningkat 0,19%, dan jasa kesehatan meningkat 0,13%”, paparnya.

"Bila pada triwulan III 2020 pertumbuhan masih negatif, maka akan resmi masuk resesi dengan digenapinya rezim pertumbuhan negatif selama dua periode kuartal berturut-turut. Ini berimbas pekerja di rumahkan.  Lalu, lulusan baru sulit dapat kerja dan kalau pun ada persaingan akan ketat," tandas Anis, Senin (10/8/2020).

Peluang Kerja

Anis juga memberikan harapan khususnya kepada mahasiswa dari berbagai universitas di Indonesia bahwa peluang bekerja di bidang penjualan dan pemasaran (sales and marketing) paling besar, mencapai 50,5%.

Rinciannya, sebanyak 0,35% internship, 32,49% entry level, 65,14% associate, 1,98% mid senior dan 0,07% director.

Peluang lowongan pekerjaan di bidang IT dan software mencapai 13,4%, dengan rincian 2,92% internship, 37,92% entry level, 39,01% associate, 19,82% mid senior, dan 0,33% director.

Posisi berikutnya bidang pelayanan umum (general services) sebesar 11,5%, dengan rincian 32,44% internship, 66,56% entry level, 0,78% associate, 0,19% mid senior, dan 0,03% director.

Secara keseluruhan lowongan kerja yang dibuka untuk lulusan baru mencapai 54,2%.

Ikatan Motor Indonesia (IMI): Kegiatan Sosial Sembari Salurkan Hobi

Kisah Kehidupan Pasutri Tunanetra, Bekerja Sebagai Tukang Urut Mampu Beli Rumah Seharga Ratusan Juta

Sumber: WartaKota
Halaman 1/2
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved