Kamis, 30 April 2026

Kesehatan

Berikut Ini 7 Manfaat Minum Air Kunyit dan Air Hangat Secara Rutin

Masyarakat di masa pandemi virus corona atau Covid-19 perlu pahami manfaat air kunyit dan air hangat.

Tayang:
Editor: PanjiBaskhara
Healthline
Ilustrasi kunyit 

WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA - Ternyata, ada manfaat minum air kunyit dan manfaat minum air hangat.

Masyarakat di masa pandemi virus corona atau Covid-19 perlu memahami manfaat air kunyit dan air hangat.

Ternyata, ada 7 manfaat minum air kunyit dan air hangat secara rutin untuk menjaga kesahatan tubuh.

Menurut sebuah data, negara kita menempati urutan keempat sebagai negara penghasil rempah terbanyak di dunia.

 Mandi Pakai Air Hangat Sesuai Suhu Tubuh Membuat Si kecil Tidur Lebih Nyenyak

 Manfaat Kunyit dan Temulawak Terkait Covid-19, Ini Penjelasan Ahli ITB

 Kombinasi Kunyit dan Lada Hitam, Duo Penangkal Peradangan Mematikan Sel Kanker

Tidak heran kalau dulu berbagai negara di Eropa berusaha untuk menjajah Indonesia karena banyaknya rempah yang beraneka ragam.

Selain untuk masakan, rempah juga bisa dimanfaatkan sebagai obat herbal yang punya banyak manfaat untuk tubuh.

Salah satu rempah yang terkenal punya banyak manfaat adalah kunyit.

Ternyata rutin minum kunyit dan air hangat bisa mendatangkan berbagai manfaat, lo. Apa saja? Ayo cari tahu!

1. Meningkatkan Daya Tahan Tubuh

Kunyit punya kandungan penyembuhan di dalamnya, yang disebut dengan nama kurkumin.

Kurkumin ini yang membuat warna kunyit menjadi kuning pekat.

Tetapi juga bisa digunakan untuk meningkatkan sistem imun tubuh yang sangat diperlukan saat pandemi virus corona seperti sekarang.

Selain itu, kurkumin juga membantu menghilangkan radikal bebas yang bisa berbahaya buat kesehatan kita.

Ada pula kandungan bernama lipopolysaccharide yang dikenal sebagai anti bakteri, agar tubuh kita tidak mudah sakit!

2. Menghilangkan Sakit dan Pegal pada Tubuh

Terbangun dengan bagian tubuh yang pegal dan sakit? Bisa kita hilangkan dengan minum kunyit dan air hangat, lo.

Kunyit sendiri punya kandungan anti radang yang bisa menyembuhkan rasa pegal dan sakit pada seluruh tubuh kita.

3. Melancarkan Pencernaan

Kunyit punya kandungan di dalamnya yang bisa membantu menstimulasi pencernaan agar lebih lancar.

Sehingga penyerapan makanan menjadi lebih lancar dan pembuangan kotoran dalam tubuh tidak terhambat.

Selain itu, kunyit juga membantu biar perut kita tidak mudah kembung dan penuh gas.

4. Menghilangkan Sariawan

Percaya atau tidak, minum kunyit dan air hangat ternyata bisa bantu hilangkan sariawan dengan cepat, lo.

Ini semua berkat kandungan antiseptik dan anti radang di dalam kunyit yang bisa dengan cepat atasi sariawan yang paling besar sekalipun.

5. Detoks

Kenapa minum kunyit dan air hangat setiap pagi bisa disebut sebagai minuman detoks?

Karena kunyit dan air hangat bisa membersihkan organ hati kita.

Sehingga organ hati bekerja lebih baik dalam membuang racun pada tubuh, nih.

Ada kandungan kunyit yang bisa membantu meningkatkan kinerja organ yang berfungsi untuk mendetoks racun dari dalam tubuh.

Sehingga racun cepat menghilang dari tubuh dan membuat tubuh kita menjadi lebih sehat tanpa takut terkena serangan penyakit.

6. Menurunkan Berat Badan

Minum kunyit dan air hangat setiap pagi juga bisa membantu menurunkan berat badan berlebih.

Kandungan kurkumin di dalam kunyit bukan cuma bisa menangkal penyakit aja.

Tapi juga bisa menghilangkan lemak membandel di dalam tubuh kita yang menjadikan berat badan meningkat.

Ini cocok sekali dikonsumsi untuk teman-teman yang bermasalah kelebihan berat badan dan ingin mendapatkan bobot tubuh yang ideal.

7. Meningkatkan Suasana Hati

Buat kita yang suka tidak terduga suasana hatinya atau mudah marah-marah, cobalah untuk minum kunyit dan air hangat setiap pagi.

Lagi-lagi kandungan kurkumin dan antioksidan di dalam kunyit berperan besar untuk menjadikan suasana hati kita lebih baik.

Hal itu karena kandungannya bisa menghilangkan hormon penyebab stres dan depresi dalam tubuh kita.

Kunyit Terbukti Bagus untuk Daya Ingat

Kandungan kurkumin dalam kunyit terbukti memiliki sifat anti-inflamasi dan antioksidan, bermanfaat untuk penderita Alzheimer untuk kinerja kognitif yang lebih baik.

"Bagaimana pastinya kurkumin memberi efek, tidak pasti, tapi mungkin karena kemampuannya mengurangi peradangan otak, yang dikaitkan dengan penyakit Alzheimer dan depresi berat," kata Gary Small, dari Universitas California, Los Angeles di Amerika Serikat.

Studi tersebut yang dirilis di American Journal of Geriatric Psychiatry, melibatkan 40 orang dewasa berusia antara 50 dan 90 tahun yang memiliki keluhan memori ringan.

Mereka secara acak menerima plasebo dan 90 miligram kurkumin dua kali sehari selama 18 bulan.

Semua partisipan menerima penilaian kognitif standar pada awal penelitian dan pada interval enam bulan. Mereka juga dipantau kadar kurkumin dalam darahnya pada awal penelitian dan setelah 18 bulan.

Sebanyak 30 orang partisipan menjalani pemindaian positron emission tomography (PET), untuk menentukan tingkat amiloid di otak mereka pada awal penelitian dan setelah 18 bulan.

Hasilnya, mereka yang mengonsumsi kurkumin mengalami perbaikan signifikan dalam ingatan dan kemampuan perhatian mereka, sementara subjek yang menerima plasebo tidak mengalami hal ini.

Dalam tes ingatan, orang yang menerima kurkumin, ada peningkatan 28 persen.

Mereka yang mengonsumsi kurkumin juga membaik suasana hatinya dan pemindaian PET otak mereka menunjukkan sinyal amyloid yang jauh lebih sedikit di amigdala dan hipotalamus daripada mereka yang menggunakan plasebo.

Amigdala dan hipotalamus adalah daerah otak yang mengendalikan beberapa memori dan fungsi emosional.

Empat orang yang menerima kurkumin, dan dua orang mengambil plasebo mengaku mengalami efek samping ringan seperti sakit perut dan mual, kata periset.

"Hasil ini menunjukkan bahwa mengambil bentuk kurkumin yang relatif aman bisa memberi manfaat kognitif yang berarti selama bertahun-tahun," kata Small seperti dilansir laman Indian Express.

Ampuh Mengobati Rheumatoid Arthritis atau Radang Sendi

Rheumatoid arthritis adalah peradangan sendi atau radang sendi akibat sistem kekebalan tubuh menyerang jaringannya sendiri.

Akibat kondisi autoimun jangka panjang tersebut akan menyebabkan nyeri dan kekakuan pada sendi.

Beberapa penelitian menunjukkan bahwa bumbu rempah yang ada di dapur Anda yakni kunyit dapat membantu meringankan gejala peradangan pada kondisi ini.

Kunyit adalah bahan umum dalam banyak hidangan, termasuk kari.

Bumbu dapur ini juga memiliki sejarah panjang dalam pengobatan tradisional.

Penelitian ilmiah menunjukkan bahwa kunyit menawarkan beberapa manfaat kesehatan tubuh.

Secara khusus, kunyit mengandung senyawa yang disebut curcumin, yang memiliki sifat anti-inflamasi yang bermanfaat bagi penderita rheumatoid arthritis (RA).

Bisakah kunyit membantu meringankan gejala Rheumatiod arthritis?

Kunyit atau Curcuma longa adalah bumbu kuning atau oranye cerah yang populer sebagai bumbu rempah dalam berbagai hidangan makanan.

Kunyit juga memiliki tempat dalam praktik pengobatan tradisional di Timur.

Misalnya untuk mengobati masalah perut, penyakit kulit, kelainan darah, infeksi ringan, batuk, dan hati.

Para peneliti juga telah memelajari manfaat kesehatan potensial kunyit dan senyawanya dalam pengobatan Barat.

Hasil penelitian menunjukkan bahwa curcumin, salah satu senyawa aktif utama dalam kunyit, dapat menurunkan gula darah dan memiliki sifat antioksidan, anti-inflamasi, dan antikanker.

Rheumatoid arthritis adalah kondisi autoimun, yang berarti bahwa sistem kekebalan tubuh secara keliru menyerang jaringan sendi yang sehat.

Serangan-serangan ini menyebabkan peradangan yang menyebabkan kerusakan tulang dan persendian di daerah yang terkena.

Oleh karena itu, sifat anti-inflamasi dan antioksidan alami kunyit bermanfaat bagi penderita Rheumatiod arthritis.

Hasil penelitian

Kunyit mengandung beberapa senyawa berbeda, termasuk curcumin.

Banyak penelitian ilmiah fokus meneliti curcumin ketimbang kunyit secara keseluruhan.

Namun, beberapa penelitian menunjukkan bahwa kunyit dan senyawanya dapat membantu meredakan gejala radang sendi, termasuk Rheumatoid arthritis.

Tinjauan sistematis tahun 2016 meneliti data dari delapan uji klinis acak yang menyelidiki efektivitas ekstrak kunyit dan curcumin untuk mengobati gejala artritis sendi.

Peneliti menyimpulkan bahwa 1.000 miligram (mg) curcumin setiap hari selama 8-12 minggu dapat membantu mengurangi rasa sakit dan peradangan akibat radang sendi, terutama osteoartritis.

Hasil juga menunjukkan bahwa ekstrak curcumin sama efektifnya dengan mengambil obat antiinflamasi nonsteroid (NSAID), seperti ibuprofen (Advil) dan diclofenac (Voltaren).

Namun, peneliti menyatakan bahwa ukuran kecil dan kualitas sedang dari studi tersebut sehingga harus dilakukan penelitian lanjutan.

Sementara itu, mereka merekomendasikan penderita radang sendi menggunakan curcumin sebagai suplemen makanan di samping terapi konvensional.

Studi tahun 2017 yang melibatkan 36 orang dengan radang sendi menguji formulasi curcumin secara alami.

Setelah 90 hari perawatan, para peserta yang menggunakan curcumin melaporkan peningkatan signifikan dalam meredakan rasa sakit dan peradangan.

Studi tahun 2018 menyelidiki efek curcumin dalam uji coba tikus untuk radang sendi.

Penelitian menunjukkan bahwa curcumin mengurangi peradangan sendi dan kemerahan pada tikus-tikus ini dengan menghalangi proses pensinyalan intraseluler yang disebut jalur mTOR.

Peneliti menyimpulkan bahwa bukti sifat anti-rematik dari curcumin dan potensinya untuk mengobati radang sendi.

Namun, penelitian lebih lanjut pada manusia diperlukan untuk mengonfirmasi temuan tersebut.

Cara menggunakannya

Kunyit tersedia secara luas sebagai bubuk maupun dalam bentuk akar utuh.

Bubuk atau irisan akar dapat menjadi tambahan yang baik untuk berbagai makanan, termasuk kari, sup, dan hidangan nasi.

Banyak orang menggunakan kunyit parut untuk menyeduh teh herbal.

Berbagai kantong teh kunyit yang sudah dikemas juga tersedia.

Meskipun orang dapat menambahkan kunyit ke dalam makanan mereka dengan cara-cara ini, banyak penelitian tentang efek anti-rematik dari rempah-rempah fokus pada curcumin dalam bentuk suplemen makanan.

Ada banyak suplemen curcumin di pasaran, yang cenderung berbentuk kapsul atau tablet.

Produsen juga dapat menambahkan bahan lain, seperti lada hitam, untuk membuat senyawa lebih mudah digunakan tubuh.

Dosis yang dianjurkan untuk suplemen curcumin dapat bervariasi.

Peneliti merekomendasikan mengambil 1.000 mg curcumin setiap hari untuk mengobati gejala radang sendi.

Sebelum mengonsumsi suplemen curcumin, orang harus konsultasi ke dokter.

Efek samping dan risiko

Kunyit dan curcumin dapat menyebabkan efek samping ringan, seperti gangguan pencernaan atau sakit kepala, pada beberapa orang.

Individu yang peka terhadap zat ini dan mengonsumsi dosis sangat tinggi dapat mengalami gejala ruam, mual, dan diare.

Wanita yang sedang hamil atau menyusui harus konsultasi dokter sebelum mengonsumsi suplemen kunyit atau curcumin.

Kunyit juga dapat berinteraksi dengan beberapa obat, yang dapat membuatnya lebih atau kurang efektif.

Orang yang menggunakan pengencer darah harus berkonsultasi dengan dokter sebelum menggunakan suplemen kunyit atau curcumin karena dapat mengganggu pembekuan darah.

Seperti halnya suplemen lain, ada risiko kontaminasi dengan logam berat, seperti timbal, sehingga sangat penting untuk membeli produk  dari produsen terkemuka.

Rheumatoid arthritis adalah kondisi jangka panjang yang dapat menyebabkan peradangan, nyeri, dan kekakuan pada persendian.

Semakin banyak bukti ilmiah menunjukkan bahwa kunyit dan senyawa utamanya, seperti curcumin, dapat membantu meringankan atau mencegah gejala radang sendi.

Meskipun kunyit dapat membantu meringankan gejala radang sendi, tidak ada cukup bukti untuk menunjukkan bahwa itu dapat menggantikan perawatan medis standar.

Diagnosis dan pengobatan Rheumatoid arthritis penting untuk mengurangi atau mencegah kerusakan sendi yang ireversibel.

(Bobo.id/Marcella Oktania/SumberLain/Indian Express/Medical News Today)

Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved