Flyover Tapal Kuda di Lenteng Agung dan Tanjung Barat Rampung Desember 2020
Awalnya proyek diprediksi molor karena Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) DKI Jakarta 2020 terkena refocusing untuk penanganan Covid-19.
Penulis: Fitriyandi Al Fajri | Editor: Murtopo
Sementara pembangunan FO, hanya memakan sebagian badan jalan saja.
“Kalau underpass itu bisa ditutup permanen, bayangin itu macetnya nanti kayak apa. Kemudian, secara pekerjaan lebih enak FO meski dari sisi biaya barangkali hampir sama,” ungkapnya.
“Kalau kami tutup dan macet total berbulan-bulan, bisa di-bully (dirundung) orang. Jadi kenapa kami pilih FO ketimbang underpass karena sudah melalui kajian matang,” tambahnya. (faf)
Data :
1. FO Lenteng Agung
Panjang 782 meter
Lebar 6,5 meter
Nilai kontrak Rp 168.551.867.000
2. FO Tanjung Barat
Panjang 1.052 meter
Lebar 8 meter
Nilai kontrak Rp 191.218.367.000
3. FO Cakung
Panjang 760 meter
Lebar 18 meter
Nilai kontrak Rp 303.941.722.000
4. Underpass Senen
Panjang 518 meter
Lebar 10 meter
Nilai kontrak Rp 199.278.142.824
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/wartakota/foto/bank/originals/himba.jpg)