Kabar Artis
Adik Acha Septriasa Masih Shock setelah Rumahnya Disatroni Perampok
Kabar kurang mengenakan mengenai rumah Juwita yang dibobol maling diketahui pertama kali dari unggahan kakaknya, Acha Septriasa di Instagram miliknya.
Penulis: Bayu Indra Permana | Editor: Feryanto Hadi
Perampok itu secara profesional masuk rumah Juwita Maritsa di siang hari melalui pintu pagar depan rumah di kawasan Tebet Barat, Tebet, Jakarta Selatan, yang dekat pusat belanja Gelael.
Kejadian perampokan di rumah Juwita Maritsa terjadi Jumat (31/7/2020).
Saat itu Juwita Maritsa sedang menjalankan salat Idul Adha dan baru pulang ke rumah pukul 11.00 WIB.
Ketika pulang itu Juwita Maritsa melihat ada kejanggalan melalui CCTV online yang mati tiba-tiba.
"Mereka kemudian pulang ke rumah, menyalakan CCTV kembali, lalu bergegas ke rumah mertua," tulisnya.
• Wabah Virus Corona Belum Berakhir, Bagaimana Sikap Acha Septriasa Jika Kembali Jalani Syuting Film?
• Syuting Online dari Rumah Akibat Virus Corona, Pengalaman Baru Sekaligus Tantangan Acha Septriasa
Siang hari, sewaktu Juwita Maritsa masuk ke kamar, barang-barang masih ada di tempatnya.
Juwita Maritsa kemudian pergi keluar rumah dengan mengunci pintu gembok dan mengaktifkan kembali CCTV-nya.
"Seharian mereka berkunjung ke rumah sanak saudara dan family, pulang pukul 7 malam, rumah Juwita sudah terbuka pagarnya, meninggalkan bekas gembok yang terbuka," tulis Acha Septriasa.
Ketika itu Juwita Maritsa dan suaminya tidak berani masuk dalam rumah karena takut terduga perampok masih ada.
"Suami (Juwita Maritsa) memutuskan untuk menelfon keluarga dan lalu masuk ke dalam rumah secara hati-hati," tulisnya.
Begitu masuk rumah, barang-barang sudah berserakan di kamar, televisi sudah di ringkus di ruang keluarga, berangkas habis dibawa.
• Kini Tinggal di Australia, Acha Septriasa Siapkan Ruangan Khusus Jalani Syuting Online
• Acha Septriasa Siapkan Ruang Isolasi di Rumah Selama Wabah Virus Corona, untuk Apa Ruangan Itu?
"Padahal di simpan di tempat sangat amat rahasia, berangkas pun baru di beli 1 bulan yang lalu, di ambil langsung dari toko tanpa jasa delivery," tulis Acha Septriasa.
"Kami kaget, patah hati, bersyukur karena nyawa kami tidak melayang, namun rasa hati ini sakit," tulisnya kemudian.
Semua harta benda yang terdapat surat-surat penting didalamnya hingga tabungan maskawin, lanjutnya, hilang dibawa rampok.
"Kami cuma ingin kepolisian meringkus dan mencari dalang di balik kejadian ini," tulisnya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/wartakota/foto/bank/originals/acha-septriasa-j.jpg)