Breaking News:

Pembunuhan

Selesaikan Edit 4 Video Sebelum Ditemukan Tewas, Ayah Editor Metro Tv Sebut tidak Mungkin Depresi

Kesimpulan sementara dari kepolisian bahwa Editor Metro TV, Yodi Prabowo bunuh diri dan depresi menyisakan kekecewaan dari pihak keluarga.

istimewa
Ayahanda Yodi Prabowo, editor Metro TV yang ditemukan meninggal di pinggir jalan tol di Jakarta Barat. 

WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA - Pihak keluarga tetap meyakini bahwa Editor Metro TV, Yodi Prabowo bukan tewas karena bunuh diri.

Pasalnya keluarga tidak melihat tanda-tanda Yodi Prabowo depresi selama beberapa hari belakangan sebelum ditemukan tewas.

Apalagi, pekerjaan di kantornya, diselesaikan dengan baik.

Salah satunya dengan menyelesaikan mengedit sebanyak empat video.

Dilansir dari Tribunnews, kesimpulan sementara dari kepolisian bahwa Editor Metro TV, Yodi Prabowo bunuh diri dan depresi menyisakan kekecewaan dari pihak keluarga.

 Ini 3 Tempat Kemping Asyik di Bogor untuk Ajak Keluarga Berwisata

 Terdampak Pandemi, Pilot ini Banting Setir Jadi Kurir Makanan, Dulu Gaji Rp 2 Juta, kini Rp 250.000

"Saya sih terima kasih kepada pihak kepolisian yang sudah mengusut kasus ini, namun hasilnya sangat mengecewakan dari saya," kata ayah Yodi Prabowo, Suwandi dalam acara Mata Najwa Rabu (29/7/2020) 'Kasus-Kasus Misterius'.

 "Tidak sesuai dengan harapan saya, karena saya menduga bahwa anak saya itu tidak bunuh diri," tambahnya.

Ayah Yodi Prabowo, Suwandi tidak percaya putranya bunuh diri karena merasa janggal dengan kondisi Yodi ketika ditemukan di TKP.

Suwandi mengaku saat itu melihat kondisi Yodi di tempat kejadian perkara secara langsung.

"Taruhlah anak saya bunuh diri di TKP, ada beberapa luka tusukan di dada, di leher, terus ditemukan masih pakai masker, masih pakai helm, semua dengan jaketnya, harusnya dia berlumuran darah kemana-mana. Ini kan tidak," katanya.

Halaman
123
Editor: Mohamad Yusuf
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved