Senin, 20 April 2026

Gosip Artis

Ini Sejarah Nama Bolot dan Kisah Hidupnya

Ini Sejarah Nama Bolot dan Kisah Hidupnya. Simak selengkap-lengkapnya di dalam berita ini.

Sebelum mengecap kesuksesan, Haji Bolot mengaku pernah bekerja sebagai buruh pelabuhan.

Hidupnya cukup susah sehingga ia memutuskan bekerja di Pelabuhan Tanjung Priok sekitar tahun 1960-an.

Upahnya pun tak seberapa, Haji Bolot diberi uang Rp. 20 perak sehari untuk pekerjaannya sebagai buruh pelabuhan.

"(Jadi) buruh benar di Pelabuhan Tanjung Prion, itu tahun 60-an. Gue dulu orang yang paling blangsak, susah dulu," kata Haji Bolot seperti dikutip Kompas.com dari tayangan Okay Bos Trans 7.

Pada saat itu, Haji Bolot sama sekali tak pernah mementingkan berapa uang yang dibayar untuknya.

"Jadi buruh waktu masih bujangan, gaji Rp 20 perak satu hari. Yang penting gue bisa masuk ke pelabuhan, enggak ngurusin gaji dah," ucapnya.

VIDEO: Aib Mercury dan Rofi Luncurkan Single Berjudul Berlari dan Berlutut serta Cinta Uang Bicara

Bekerja di pelabuhan membuat Haji Bolot bisa menyambung hidup pada masa itu.

Haji Bolot juga mengakui tak melanjutkan sekolah ke tingkat SMP. Dia memutuskan untuk mencari rejeki usai lulus dari Sekolah Rakyat (SR) atau setingkat Sekolah Dasar (SD) saat ini.

3. Punya 142 kontrakan

Perjuangan hidup yang cukup berat membuahkan hasil bagi Haji Bolot.

Kepada Raffi, Gigi, dan Billy, pria berusia 78 tahun tersebut mengaku kini memiliki 142 kontrakan.

"Alhamdulillah kalau kontrakan lumayan cukup dah buat makan. Cuma 142," kata Haji Bolot. Uniknya, Haji Bolot ternyata tidak pernah membeli barang secara kredit.

Ia selalu menggunakan uang tunai ketika membeli barang mulai dari mobil hingga rumah.

Dukung Kelestarian Biota Laut, Hero Group Donasi Pakan di Jakarta Aquarium dan Gelar Wisata Edukasi

Haji Bolot memiliki prinsip tidak membeli bara

Sumber: Tribun Timur
Halaman 2/2
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved