eSports
Vyn RRQ tidak Anggap EVOS Sebagai Lawan Berat
Laga RRQ kontra EVOS disebut penggemar video game Mobile Legends sebagai duel El Clasico. Namun, dalam beberapa waktu terakhir RRQ lebih dominan.
Penulis: Merdisikandar | Editor: Merdisikandar
Rivalitas dua tim Mobile Legends terbaik di Indonesia, Rex Regum Qeon (RRQ) Hoshi dan EVOS eSports, sudah sangat terkenal.
Pertemuan dua tim eSports itu di kejuaraan Mobile Legends Professional League (MPL) Indonesia selalu dinanti-nantikan oleh para penggemarnya.
Laga RRQ kontra EVOS disebut oleh para penggemar video game Mobile Legends sebagai duel El Clasico.
Namun, dalam beberapa waktu terakhir RRQ lebih dominan dari tim Macan Biru, julukan EVOS, yang sempat melakukan perombakan roster.
Pertemuan terakhir Sang Raja, julukan RRQ, dengan EVOS terjadi di babak play-off MPL Invitational - 4 Nation Cup 2020, awal bulan Juli lalu.
Kala itu RRQ kembali unggul dari rivalnya dan EVOS terpental dari kejuaraan itu ketika berhadapan dengan Burmese Ghouls.
Langkah RRQ di MPL Invitational menuju podium juara kian mulus, lantaran di babak grand final kejuaraan yang diikuti tim-tim dari empat negara Asia Tenggara itu mereka kembali bersua dengan Resurgence (RSG).
Tim asal Singapura itu sudah mereka kalahkan di partai sebelumnya.
Hal itu yang memudahkan Calvin “Vyn” dan kawan-kawan merengkuh trofi juara MPL Invitational.
Namun, menjelang MPL Indonesia Season 6, Vyn tidak ingin menyebut EVOS sebagai rival terberat tim yang dibelanya.
Katanya, ada satu tim yang membuat dia penasaran, karena menampilkan performa impresif dalam beberapa waktu terakhir.
“Sebenarnya kami cuma sempat lawan EVOS sama RSG. Cuma dua tim, enggak kelihatan. Cuma gue penasaran sama ONIC, sih,” kata Vyn saat diwawancarai oleh content creator khusus video game, Jonathan Liandi.
ONIC memang tampil sangat kompak di MPL Invitational, meski baru saja ditinggal oleh offlaner andalannya, Udil Surbakti.
Sayang mereka kalah tipis dari EVOS di fase play-off, sehingga tidak bisa bersua dengan RRQ.
“Jujur ya, mereka (ONIC) bantai-bantai kita pas scrim. Cuma itu sebelum MPLI mulai. Kami baru start Latihan, terus mereka bantai. Kami kaget, penasaran saja gitu,” tambah pemain profesional kelahiran Jakarta, 19 tahun lalu, itu.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/wartakota/foto/bank/originals/roster-rrq-hoshi.jpg)