Breaking News:

Berita Tangsel

Wakil Wali Kota Tangsel Tak Setujui Pengerusakan yang Dilakukan Lurah Benda Baru Apapun Alasannya

“Kami saat ini telah melaksanakan proses dari tindak pidana, sekarang masih berjalan,” ujar Kapolsek Pamulang, Kompol Supiyanto

WARTAKOTALIVE.COM, TANGSEL --- Pemerintah Kota Tangerang Selatan (Tangsel) menyerahkan sepenuhnya pemeriksaan kasus Lurah Benda Baru, Saidun, yang melakukan pengerusakan di SMAN 3 Tangsel, ke Polsek Pamulang.

Menurut Wakil Wali Kota Tangsel, Benyamin Davnie, pihaknya menunggu hasil keputusan proses penyelidikan yang dilakukan oleh pihak berwajib.

“Saya sangat menyayangkan adanya kasus itu. Tidak sepatutnya itu dilakukan dan seharunya itu tidak terjadi, di tengah dunia pendidikan kita. Saya sangat berharap bahwa hal yang berkaitan dengan dunia pendidikan bisa diselesaikan dengan aturan dan tidak semestinya terjadi kekerasan. Saya tidak setuju, apapun alasannya,” kata Benyamin saat ditemui di bilangan kawasan Cilenggang, Serpong, Tangsel, Jumat (17/7) malam.

“Karena ini sudah ditangani kepolisian saya menyerahkan ini ke kepolisian saya berharap yang bersangkutan itu bisa mengikuti proses dengan baik. Kami juga akan mengikuti perkembangan sejauh mana administrasi pemerintahan akan ambil sikap itu pasti akan sampai kesana. Sekarang proses hukum dulu kita serahkan kepada penegak hukum,” paparnya.

Pihak kepolisian Polsek Pamulang, Tangerang Selatan, hingga kini masih menyelidiki perbuatan Saidun.

“Kami saat ini telah melaksanakan proses dari tindak pidana, sekarang masih berjalan,” ujar Kapolsek Pamulang, Kompol Supiyanto saat ditemui di Mapolsek Pamulang, Tangsel, Sabtu (18/7).

Supiyanto mengatakan pihak SMAN 3 Tangerang Selatan (Tangsel) melaporkan peristiwa pengrusakan yang dilakukan Lurah Benda Baru, Saidun pada Selasa, 14 Juli 2020 lalu.

Menurutnya pelaporan dilakukan usai empat hari kejadian berlangsung pada Jumat, 10 Juli 2020.

“Betul bahwa kami dari Polsek Pamulang telah menerima laporan dari SMAN 3 adanya di Kelurarahan Benda Baru yang mana kepala sekolah dengan inisial A pada hari Selasa tanggal 14 Juli 2020 sekitar jam 14.00 WIB melaporkan telah terjadi peristiwa tindak pidana tidak menyenangkan dan pengrusakan yang terjadi di kelurahan SMAN 3 Tangsel,” kata Supiyanto.

Supiyanto menjelaskan laporan dibuat pihak sekolah akibat adanya pengrusakan fasilitas di ruang Kepala SMAN 3 Tangsel.

Menurutnya pengrusakan ditenggarai akibat Saidun yang kesal karena calon siswa yang dititipkannya tidak diterima di SMAN 3 Tangsel.

“Yang dilaporkan adalah salah satu pejabat kelurahan dengan insial S. Karena hasil keterangan daripada pelapor bahwa beliau itu ingin memasukan siswanya sekolah di tahun ajaran baru ini,” paparnya.

Penulis: Rizki Amana
Editor: Dedy
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved