Breaking News:

Berita duka

Sapardi Djoko Damono Meninggal Dunia, Sang Anak Menjelaskan Penyakit Ayahnya

Bawuk menjelaskan bahwa sebelum menghadap sang pencipta, ayahnya sempat mendapatkan perawatan selama satu pekan di Rumah Sakit

TribunnewsBogor.com/Yudistira Wanne
Bawuk, putri bungsu almarhum Sapardi Djoko Damono 

Laporan Wartawan TribunnewsBogor.com, Yudistira Wanne

WARTAKOTALIVE.COM, KEMANG - Putri bungsu almarhum Sapardi Djoko Damono, Bawuk sebut ayahnya meninggal akibat infeksi paru-paru.

Bawuk menjelaskan bahwa sebelum menghadap sang pencipta, ayahnya sempat mendapatkan perawatan selama satu pekan di Rumah Sakit Eka Hospital, BSD, Tangerang Selatan.

“Menderita penyakit apa sulit diucap, ada banyak jaringan beberapa kemarin terakhir itu karena ada infeksi paru-paru. Ada seperti cairan banyak,” ujarnya di Taman Pemakaman Bukan Umum (TPBU) Giritama, Kabupaten Bogor, Minggu (19/7/2020).

Ini Cerita Putri Bungsu Almarhum Sapardi Djoko Damono yang Tak Bisa Dilupakan

Lebih lanjut, Bawuk menjelaskan bahwa dirinya tidak intens berada di rumah sakit lantaran protokol kesehatan yang ketat.
“Yang nungguin di rumah sakit terbatas, kan sekarang. Situasi seperti ini, jadi cuma bolak-balik beberapa hari. Intinya sih, tadi malam maksa untuk (keluarga) nginap jadi tadi pagi meninggal,” jelasnya.

Suasana Jelang Pemakaman Sastrawan Prof DR Sapardi Djoko Damono

Momen yang tak bisa dilupakan

Sementara itu, Bawuk menjelaskan bahwa momen yang paling diingat ketika bersama ayahnya yakni saat dirinya ingin berkunjung ke pameran buku di negara Jerman.

Menurutnya, pada saat itu dirinya bersama sang ayah terjebak di lift sehingga sempat sedikit menimbulkan rasa kepanikan.

Liang Lahat di TPBU Giri Tama Telah Tergali, dari Sana Penyair Sapardi Djoko Damono akan Berpulang

"Kenangan yang paling diingat adalah ketika menghadiri Frankfurt book fair di tahun 2015, saya menemani kan. Jadi suatu pagi kita ingin menghadiri pameran tersebut, namun pas di lift, tiba-tiba lift mati di tengah jalan," ungkapnya.

Lebih lanjut, Bawuk mengatakan, untuk menghilangkan rasa panik, Sapardi justru mengajak anak bungsunya melakukan selfie.

"Bukannya panik, tapi kami tertawa dan selfie. Saya bertanya kapan diselamatkan ya. Tapi tak lama petugas langsung menyelamatkan kami. Itu lucu sih," jelasnya.

Penulis: Yudistira Wanne
Editor: Murtopo
Sumber: Tribun Bogor
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved