Breaking News:

Virus Corona

KAI Bagikan Face Shield kepada Penumpang Kereta Api Jarak Jauh Secara Gratis

PT KAI memberikan face shield bagi penumpang Kereta Api Jarak Jauh secara gratis sejak kembali beroperasinya perjalanan ka Jarak Jauh 12 Juli 2020.

Penulis: Joko Supriyanto | Editor: Hertanto Soebijoto
Warta Kota
Foto ilustrasi: Sejumlah calon penumpang Kereta Api Jarak Jauh, sedang menunggu keberangkatan di Stasiun Pasar Senen, Jakarta Pusat, Selasa (17/3/2020). Keberangkatan dan kedatangan perjalanan kereta api jarak jauh di Stasiun Pasar Senen berjalan normal. Tidak ada oe gurangan maupun penumpukan penumpang. Warta Kota/Angga Bhagya Nugraha 

WARTAKOTALIVE.COM, SENEN - PT KAI memberikan face shield bagi penumpang Kereta Api Jarak Jauh (KAJJ) secara gratis sejak kembali beroperasinya perjalanan Kereta Api Jarak Jauh pada 12 Juli 2020 lalu.

Vice President Public Relations PT KAI Joni Martinus mengatakan, face shield yang diberikan secara gratis dari KAI kepada pelanggan ini sebagai bentuk upaya pencegahan dan penyebaran Covid-19.

"Jadi face shield ini dibagian hanya untuk penumpang KA Jarak Jauh itu disediakan oleh KAI secara gratis," kata Joni Martinus dikonfirmasi, Kamis (16/7/2020).

Joni menyampaikan jika pembagian face shield ini diberikan ketika penumpang berada di Staisun dan melakukan boarding, sehingga selama perjalanan dari Staisun keberangkatan, penumpang wajib menggunakan face shield itu sampai Staisun tujuan.

"Ini diberikan secara gratis untuk penumpang selama perjalanan sampai mereka keluar Stasiun. Jadi ini boleh dibawa kan gratis," katanya.

Hanya saja, pembagian face shield secara gratis ini tidak berlaku bagi anak-anak dibawah usia 3 tahun.

Oleh sebab itu KAI meminta agar penumpang dapat menyediakaan sendiri face shield untuk anak-anak dibawah usia 3 tahun itu.

Pihaknya tidak merinci berapa face shield yang disediakan KAI untuk para penumpang ini, namun Joni mengklaim jika face shield yang di sediakan berdasarkan jumlah penumpang setiap keberangkatan.

"Berapa pun penumpangnya kami sediakan face shield. Jadi kita stok sebanyak mungkin, kecuali tadi ya yang 3 tahun kebawah itu ya," ujarnya.

Menurut Joni, face shield yang diberikan hanya sebagai pelengkap protokol kesehatan bagi para penumpang KA Jarak Jauh, sebab mereka juga diwajibkan menggunakan masker selama perjalanan.

Secara umum, setiap pelanggan kereta api tetap diharuskan dalam kondisi sehat (tidak menderita flu, pilek, batuk, demam), suhu badan tidak lebih dari 37,3 derajat celsius, menggunakan pakaian lengan panjang atau jaket, menjaga jarak, dan rutin mencuci tangan.

"Kalo untuk lengan baju lengan panjang ini itu kan sudah di atur oleh Kemenhub. Jadi kita tetap nanti akan kita berikan himbauan kepada mereka, jika masih ada yang tidak pakai baju lengan pendek, kita edukasi lagi secara bertahap," ucapnya. (JOS)

Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved