Jalur Sepeda

JALUR SEPEDA di Sudirman-Thamrin Diperlebar Jadi 2 Lajur Meski HBKB Minggu 19 Juli 2020 Ditiadakan

Dinas Perhubungan DKI tetap meniadakan CFD di Jalan Jend Sudirman-Thamrin pada Minggu (19/7/2020), namun jalur sepeda sementara di situ diperlebar.

Dok Sudin Kominfotik Jakarta Utara
Warga bersepeda saat pelaksanaan car free day (CFD) atau Hari Bebas Kendaraan Bermotor (HBKB) di Jalan Benyamin Sueb, Pademangan, Jakarta Utara, MInggu (28/6/2020). 

WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA - Dinas Perhubungan DKI Jakarta tetap meniadakan hari bebas kendaraan bermotor atau car free day (CFD) di Jalan Jend Sudirman-Thamrin pada Minggu (19/7/2020).

Namun jalur sepeda sementara atau pop up bike lane di kawasan itu diperlebar jadi dua lajur.

Kepala Dinas Perhubungan Syafrin Liputo yang dihubungi Selasa (14/7/2020) menjelaskan, Hari Bebas Kendaraan Bermotor (HBKB) atau CFD di Jalan Jendral Sudirman-MH Thamrin pada Minggu (19/7/2020) tetap ditiadakan.

Kepala Dinas Perhubungan DKI Jakarta, Syafrin Liputo meninjau pelaksanan car free day (CFD) yang digelar di Bundaran Hotel Indonesia (HI) pada Minggu (21/6/2020).
Kepala Dinas Perhubungan DKI Jakarta, Syafrin Liputo meninjau pelaksanan car free day (CFD) yang digelar di Bundaran Hotel Indonesia (HI) pada Minggu (21/6/2020). (Warta Kota)

Warga Ibu Kota tetap diarahkan untuk memanfaatkan alternatif jalan untuk olahraga bersepeda di 32 lokasi yang telah ditetapkan di lima wilayah kotamadya. 

"Kami tetap menganjurkan warga memilih jalan terdekat di tempat tinggalnya yang khusus disiapkan untuk dapat bersepeda," tutur Syafrin.

Jalur Sepeda Sementara di Bahu Jalan Sudirman-Thamrin Dimaksimalkan Saat Jam Sibuk

Untuk mengokomodasi tingginya animo masyarakat yang bergerak ke pusat kota, Dinas Perhubungan  tetap melebarkan jalur sepeda sementara di sepanjang Jalan Jendral Sudirman-Thamrin pada hari Minggu. 

Pembagiannya, dua lajur tengah digunakan untuk kendaraan bermotor dan dua lajur di pinggir kiri untuk jalur bersepeda. 

Sementara pejalan kaki tetap memanfaatkan trotoar yang lebarnya sangat memadai.

Apakah hal ini tidak bertentangan dengan kebijakan meniadakan HBKB? 

Menurut Syafrin, dari evaluasi yang dilakukan pada dua minggu terakhir, kawasan Sudirman-Thamrin tetap didatangi warga masyarakat yang antusias berolahraga.

Petugas Memperketat Pelaksanaan HBKB pada Lima Titik di Jakarta Selatan

Karena itu, sekalipun HBKB ditiadakan, pihaknya tetap berupaya mengakomodiasi  minat masyarakat berolahraga, khususnya bersepeda. 

Karena pesepeda cenderung terus bergerak, maka dibuatkann jalur lebih memadai agar tidak terjadi penumpukan atau kerumumunan di titik tertentu karena kepadatan.

Langkah ini tetap dilakukan dalam kerangka kebijakan menekan penyebaran pandemi Covid-19 dan  akan terus dievaluasi.

Dari 63 Kilometer Jalur Sepeda, DKI Jakarta hanya Optimalkan 14 Kilometer di Jalan Sudirman-Thamrin

Syafrin mengatakan, pihaknya juga terus mengevaluasi sejumlah jalan yang masuk kawasan zona merah Covid-19. 

Halaman
12
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved