Banyak Anak-anak Ikut Serta Aksi Demo Para Imigran di UNHCR
Sejumlah anak-anak dilibatkan dalam aksi demo para imigran di kantor UNHCR, Kebon Sirih, Jakarta Pusat.
Penulis: Joko Supriyanto |
WARTAKOTALIVE.COM, MENTENG - Sejumlah anak-anak dilibatkan dalam aksi demo para imigran di kantor UNHCR, Kebon Sirih, Jakarta Pusat. Bahkan banyak diantarnya melanggar protokol kesehatan karena tak mengenakan masker.
Pantauan wartakotalive.com sejumlah imigran pencari suaka ini kembali turun ke jalan, mereka menggelar aksi long march saat akan mengelar aksi di depan gedung UNHCR.
Aksi longmarch yang digelar para imigran ini sempat membuat arus lalu lintas tersedat, kini mereka sudah tiba di depan kantor UNHCR untuk melakukan unjuk rasa.
• SMAN 2 Kota Bekasi Gelar Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah Tatap Muka, Ini yang Dilakukan
• MPLS Hari Pertama, SMAN 22 Jakarta Buka Kegiatan Secara Virtual
• Anies Keluarkan Kebijakan Rem Darurat Covid-19? Anggota PDIP DKI Ragukan Keberanian Gubernur
Beberapa petugas kepolisian pun juga terlihat melakukan penjagaan ketat Imbas dari adanya aksi penyampaian pendapat yang dilakukan oleh para imigran ini.
Mereka melakukan aksi ini terkait pertanggung jawaban dari UNHCR selama ini, sebab hingga saat ini banyak para pencari suaka tidak mendapatkan kejelasan akan nasibnya di Indonesia.
"We want justice, we want justice, we found justice," teriak massa aksi imigran di UNHCR ini, Senin (13/7/2020).
• BREAKING NEWS: Pemkot Tangerang Mulai Agresif Gelar Operasi PSBB Jilid 6
• Ada 41 Pedagang Positif Covid-19, Pasar Cempaka Putih Disemprot Disinfektan
• Awal Tahun Ajaran Baru Gubernur Banten Kumpulkan Kepala Sekolah
Hingga saat ini, aksi unjuk rasa masih berlangsung, dan beberapa peserta aksi pun nampak ada beberapa diantaranya duduk-duduk di trotoar, dan beberapa diantarnya berdiri dengan memegang spanduk menyampikan keluhan mereka.
Aksi para pencari suaka ini tidak hanya kali ini saja, melainkan mereka juga pernah mengelar aksi sebelumnya, bahkan mereka juga sempat tinggal di area trotoar Kebon Sirih sebagai bentuk aksi mencari keadilan bagi mereka.
Para pencari suaka ini pun juga sempat diberikan fasilitas tempat tinggal sementara di Eks Kodim Kelideres Jakarta Barat, setelah itu sebagian diantara mereka mendapatkan bantuan dana untuk mencari tempat tinggal sendiri.
Sekolah Diliburkan karena Imigran Tawuran, Orang Tua Murid Minta Pencari Suaka Dipindahkan
Pertikaian antar-para pencari suaka di penampungan eks Kodim Kalideres, Jakarta Barat, berimbas diliburkannya Sekolah Dian Harapan, kemarin.
Sekolah yang terletak persis di samping eks Kodim Kalideres yang menjadi tempat penampungan imigran ini pun tidak mengadakan kegiatan belajar mengajar.
Hal itu karena imbas kericuhan sejak sore hingga malam hari. Bahkan, beberapa pelajar yang masih melakukan kegiatan di dalam, pun terpaksa tertahan hingga situasi kondusif.
• Transportasi Umum Juga Bakal Beralih Pakai Tenaga Listrik, Dimulai dari Transjakarta
Salah satu orang tua murid yang anaknya bersekolah di Dian Harapan Kalideres, menyesalkan peristiwa kericuhan ini, yang berdampak pada anaknya tidak bisa sekolah.
Pihak sekolah terpaksa meliburkan karena takut kericuhan berulang.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/wartakota/foto/bank/originals/sejumlah-imigran-membawa-anak-anak-dalam-aksi-demo130720202.jpg)