Berita Tangerang

Pemkab Tangerang Kembangkan Industri Perikanan Konsep Zero Waste, Olah Ikan Tanpa Ada yang Dibuang

“Pengolahan limbah ikan seperti tulang dan kepala ikan menjadi tepung ikan untuk bahan pakan juga menjadi salah satu yang dikembangkan.

Penulis: Andika Panduwinata | Editor: Dedy
Warta Kota
Dinas Perikanan Kabupaten Tangerang mengembangkan usaha perikanan di wilayahnya dengan melakukan pengembangan industri perikanan Zero Waste, yakni bagaimana mengolah ikan tanpa ada yang terbuang, Senin (67/2020). 

WARTAKOTALIVE.COM, TANGERANG --- Potensi sumber daya perikanan di wilayah Kabupaten Tangerang, cukup besar.

Oleh sebab itu, menjelang penerapan new normal di tengah pandemi Covid- 19 yang masih belum mereda ini, bisnis perikanan mulai dibangkitkan kembali.

Kepala Dinas Perikanan Kabupaten Tangerang, Jainudin menuturkan, pengembangan usaha perikanan di wilayahnya terus digalakan.

Salah satunya adalah rencana melakukan pengembangan industri perikanan Zero Waste.

Jainudin melakukan kunjungan di perusahaan yang telah menerapkan Zero Waste dan melihat langsung bagaimana pengolahan ikan tanpa ada yang terbuang.

Dengan begitu diharapkan industri perikanan di Kabupaten Tangerang menjadi lebih produktif mengolah produk perikanan dengan konsep zero waste atau dengan memanfaatkan seluruh bagian tubuh ikan menjadi produk yang bernilai ekonomis.

“Pengolahan limbah ikan seperti tulang dan kepala ikan menjadi tepung ikan untuk bahan pakan juga menjadi salah satu yang dikembangkan. Tujuannya untuk menghasilkan industri pengolahan ikan yang zero waste atau tanpa limbah,” kata Jainudin, Senin (6/7/2020).

Kunjungan pertama, Dinas Perikanan Kabupaten Tangerang mengunjungi PT Nam Kyung Korea-Indonesia, di Suradadi, Kabupaten Tegal.

Di perusahaan tersebut, rombongan belajar tentang industri pengolahan adonan ikan atau surimi.

Produk tersebut diekspor ke Korea dan pasokan industri perikanan Jakarta, Banyuwangi dan beberapa daerah lainnya.

Sedangkan kunjungan berikutnya, di PT Merdeka Bahari Indonesia.

Rombongan belajar industri ikan beku dan pengolahan tepung ikan serta minyak ikan.

Tepung ikan yang dihasilkan dengan protein 50 dan 60 persen yang diserap industri pakan ikan dan ternak.

“Kita sudah melakukan kunjungan ke PT Nam Kyung Korea-Indonesia dan juga PT Merdeka Bahari Indonesia, mengenai industri pengolahan ikan yang zero waste tersebut. Kita berharap, Dinas Perikanan dan Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) Kabupaten Tangerang bisa menjadi pengelolanya,” ucapnya.

Segera diterapkan

Kepala Dinas Perikanan Kabupaten Tangerang, Jainudin memaparkan, hasil kunjungan tersebut akan kembali dipelajari.

Agar dalam waktu dekat ini, ia menginginkan perusahaan perikanan dengan konsep zero waste bisa diterapkan di daerah 1000 industri ini, karena Kabupaten Tangerang selain memiliki kawasan pesisir pantai utara juga banyak memiliki potensi perikanan.

PT Merdeka Bahari Indonesia yang diwakili Hutri mengaku siap melakukan pendampingan gratis sampai Tangerang. Baik ketahanan pangannya, dengan kekayaan dan kearifan lokal yakin Kabupaten Tangerang kuat dengan ketahanan pangan mandiri.

“Industri perikanan yang baik yang menjamin secara proses pemanfaatan seluruh bahan baku dan tidak menghasilkan limbah, karena ikan produksi lokal namun bisa ditingkatkan value added-nya dengan teknologi,” ujarnya.

Sumber: Warta Kota
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved